Pantau Perkembangan Terkini Medan Wilayah, Lanal Yogyakarta Touring De Teritorial


Jajaran Lanal Yogyakarta melaksanakan Touring De Teritorial untuk mengetahui perkembangan wilayah. Foto: Ist

YOGYAKARTA - Sebagai upaya mengetahui perkembangan dan kondisi terahkir terkait aspek medan di wilayah tugas, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Yogyakarta-Lantamal V melaksanakan kegiatan bersepeda motor bersama (Touring) mengusung ikon Touring De Teritorial, Sabtu (07/09/19) yang lalu.

Touring De Teritorial Lanal Yogyakarta diinisiasi oleh Komandan Lanal (Danlanal) Yogyakarta Kolonel Marinir Bambang Adriantoro.

Menurut  Bambang Adriantoro, selain sebagai wahana untuk menyalurkan hobi olah raga touring dan menjalin kekompakan personel, juga sebagai salah satu upaya dirinya sebagai Komandan untuk mengajak prajuritnya mengetahui dan memahami perubahan  situasi dan kondisi medan di daerah teritorial wilayah kerja Lanal Yogyakarta,

“Khususnya di pesisir pantai, baik menyangkut medan terkait akses jalan JJLS, obyek vital nasional bandara YIA serta tempat-tempat obyek wisata baru serta fasilitas umum masyarakat lainnya,” tuturnya dalam keterangan pers Penerangan Lanal Yogyakarta yang diterima redaksi, Senin (09/09/2019).

Melalui touring ini juga dilaksanakan kunjungan kepada personel Pos TNI Angkatan Laut (Posal) jajaran Lanal Yogyakarta yakni Posal Samas dan Posal Karangwuni yang berada di jalur JJLS serta silaturahmi dengan titik finish di rumah Perwira Staf Administrasi dan Logistik (Pasminlog) Lanal Yogyakarta Mayor Laut (T) Dwi Badi S. di Purworejo Jawa Tengah.

Kegiatan Touring De Teritorial dimulai tepat pukul 06.30 Wib diikuti kurang lebih 30 personel Lanal Yogyakarta dengan berkendaraan berbagai jenis antara lain Harley-Davidson, Yamaha NMAX dan Vixon, Kawasaki Ninja dan KLX dengan titik start bertempat di lapangan apel Mako Lanal Yogyakarta. Selanjutnya perjalanan menempuh rute Resto Kopi Panggang-Jalur JJLS Gunungkidul-Posal Samas-JJLS Bantul-Posal Karangwuni-Bandara YIA-JJLS Kulonprogo-Purworejo-Kembali Mako Lanal Yogyakarta dengan pengawalan sepeda motor (Rankawal) Detasemen Polisi Militer (Denpomal) Lanal Yogyakarta. Turut serta pula personel Balai Kesehatan (BK) Lanal Yogyakarta.

Dilaporkan Penlanal dalam rilisnya, dalam Kondisi medan wilayah tugas Lanal Yogyakarta khususnya wilayah pesisir pantai dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 113 Km saling terhubung di wilayah Kabupaten Gunungkidul, Bantul dan Kulonprogo terdiri dari 23 Kecamatan pesisir dan 87 Desa pesisir.

Dalam perkembangannya, wilayah pesisir tersebut telah mengalami perubahan kondisi medan yang signifikan sebagai hasil program pembangunan, baik oleh pemerintah pusat melalui Program Nawa Cipta Presiden Joko Widodo serta  pemerintah daerah Provinsi DIY melalui program Among Tani Dagang Layar oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Perubahan kondisi medan tersebut antara lain, keberadaan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di pesisir pantai wilayah DIY membentang dari Gunungkidul sampai dengan Kulonprogo yang saat ini sudah terhubung dengan kualitas jalan beraspal, keberadaan obyek vital nasional Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di wilayah pesisir pantai Congot, Kulonprogo.

Selain keberadaan dan perubahan kondisi medan atas obyek vital nasional tersebut, saat ini sepanjang jalan JJLS juga telah berubah menjadi obyek-obyek destinasi pantai baru yang dikelola oleh pemerintah daerah bersama warga masyarakat desa pesisir. Antara lain, obyek wisata pantai baru di wilayah Gunungkidul dan Bantul, taman bunga Matahari di pantai Samas, pusat kuliner dan resto Kopi Panggang di daerah Desa Panggang Gunungkidul. Selain itu, ada juga tempat pelayanan umum masyarakat antara lain Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) disepanjang lintas jalan JJLS.

“Melalui kegiatan touring ini, kita dapat mengetahui dan memahami dengan benar situasi dan kondisi medan teritorial kita, sehingga hal tersebut kedepan akan berguna dalam perencanaan dan pelaksanaan program kerja rutin dan terlebih untuk kesiapan kita dalam mendukung kegiatan yang sewaktu-waktu harus didukung dan dikerjakan atas perintah Komando Atas, kita selaku unsur wilayah di Yogyakarta tentunya sudah paham kondisi medan dan cara bertindak kita," ungkap Danlanal Yogyakarta.(pr/kt1)

Redaktur: Faisal

Berita Terkait

 



Terpopuler


Baca Juga