Sabtu, 23/05/2020 15:10 WIB | Dibaca: 115 kali

Data Sains Bisa Digunakan untuk Membongkar Kebohongan Informasi


Syaiful Mansyur dan Alvin Sahroni. Foto:ist

YOGYAKARTA – Dalam masa pandemik Covid-19, banyak masyarakat menerima data-data dari berbagai sumber informasi, terutama melalui media digital. Informasi yang benar dan akurat bisa verifikasi dengan Data Sains atau ilmu data.

Dosen Teknik Industri Universitas Proklamasi 45 (UP45), Syaiful Mansyur,.S.T.,M.Sc. mengungkapkan, banyaknya data yang disajikan berbagai sumber yang berbeda akan berpengaruh kepada persepsi publik. Banyak masyarakat yang kemudian mempertanyakan apakah kebohongan dapat dibongkar dengan menggunakan data sains?

Menurutnya, untuk mendeteksi kebohongan data bisa dilakukan dengan beberapa pendekatan,

“Kalau data kebohongan yang bersifat Kualitatif maka untuk penyelesaiannya menggunakan pendekatan psikologis. Tetapi kalau kebohongan berdasar data kuantitatif maka akan dengan mudah di ketahui karena tidak ada data-yang sangat bagus, jika ada data yang sangat bagus maka data tersebut perlu di curigai,” ungkapnya dalam keterangan pers, Sabtu (23/05/2020).

Hal senada diungkapkan, Dosen Teknik Elektro UII, Alvin Sahroni,S.T.,M.Eng.,Ph.D.  Peneliti dari Bio-Engineering Research Unit ini menjelaskan bahwa secara umum data science adalah penggalian atau bisa juga disebut mengekstrak data agar dapat difilter serta didapatkan data yang benar untuk menghasilkan produk data yang sebenar-benarnya. Banyak yang tidak mengetahui bahwa data science merupakan suatu hal yang dipekerjakan dan banyak pula perusahaan yang mencari orang dengan kemampuan ini.

Data sains salah satunya bertujuan untuk mengampil informasi tersembunyi, apapun yang di kemas oleh data. Menurutnya rekayasa data dengan merekayasa data itu berbeda,

“Rekayasa akan mudah ketahuan, karena adanya kecurigaan setelah data itu diolah. Kalau ada data yang sangat bagus, karena ada kecurigaan, maka data tersebut akan mudah di  ketahui,” ujarnya.

Pada Rabu (20/05/2020) yang lalu, Syaiful Mansyur dan Alvin Sahroni memaparkan materi terkait Data Sains dalam seminar online (webinar) yang diselenggarakan Buddies Kantor Urusan Internasional  (KUI) UP45 dan Fakultas Teknik Industri UP45 Yogyakarta. Webinar yang dilangsungkan pukul 15.30-17.00 WIB tersebut mengangkat tema "Data Sains (Solusi Berbasis Pengetahuan di Era Big DATA dan IoT)”.

Kaprodi Teknik Industri UP45, Fikri Hadi,ST,MT mengapresiasi terselenggaranya webinar. Menurutnya, data science merupakan suatu ilmu yang berfokus didalam bagaimana memperoleh data dan mengolahnya utk menjadi informasi tertentu. Data yang baik menjadikan informasi yang benar,

“Kurangnya pemahaman data akan berdampak pada tidak validnya informasi. Hal ini akan menjadikan kesalahan didalam pengambilan keputusan, sehingga menjadikan kerugian bagi yang memanfaatkannya,” tuturnya.

Fikri menjelaskan, pembelajaran terkait data science sangat bermanfaat, khususnya bagi mahasiswa. Dengan pembelajaran ini mahasiswa akan dapat belajar dan mensimulasikan data yang benar, serta keputusan yang sesuai dari hasil pengolahan data tersebut,

“Semoga dengan mengikuti acara ini, mahasiswa lebih berpengalaman tentang data science, sebelum nantinya memperoleh dan mengolah data yang dibutuhkan di dunia kerjanya,” harapnya.

Di sisi lain, Direktur KUI sekaligus pembina Buddies KUI UP45 Yogyakarta UP45 Rr.Putri Ana Nurani,SS,MM berharap agar para Buddies KUI UP45 dapat terus berkontribusi terlebih dimasa pandemic Covid-19 ini,

“Diharapkan mampu terus berinovasi dan memiliki semangat juang tinggi untuk dapat bermanfaat bagi sesama, termasuk penyelenggara webinar seperti ini,” harapnya. (rd2)

Redaktur: Fefin Dwi Setyawati

 

 


 





Baca Juga