Maksimalkan Kampanye Daring, Para Paslon di Pilkada Sleman Siap Patuhi Protokol Kesehatan


ilustrasi

SLEMAN - Tiga pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sleman pada Pilkada Sleman 2020 membangun komitmen bersama untuk ikut mencegah penyebaran virus Covid-19. Ketiga Paslon akan mengoptimalkan kampanye dengan menyebarkan visi misi serta program melalui media daring.


Paslon nomor 3 Kustini Sri Purnomo yang berpasangan dengan Danang Maharsa mengatakan siap berkomitmen untuk mentaati peraturan yang sudah ada terkait protokol kesehatan,

"Untuk mengurangi kegiatan tatap muka dan mematuhi aturan protokol kesehatan kami juga akan memanfaatkan jaringan media sosial, memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menyampaikan program kerja yang kami siapkan untuk membangun Sleman," katanya, Jumat (25/09/2020).

Istri Bupati Sleman Sri Purnomo ini mengatakan, untuk mengingatkan pentingnya protokol kesehatan ia bahkan sudah menyiapkan lagu khusus pada Pilkada ini. Dalam lirik lagu tersebut ada imbauan agar masyarakat selalu memakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan dengan sabun.


Paslon Kuda Maharsa yang diusung PDIP dan PAN ini akan terus melakukan imbauan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dalam setiap materi kampanye,

"Kami berkomitmen melaksanakan protokol kesehatan sesuai aturan mengenai pelaksanaan Pilkada. Tentu ini untuk mencegah penularan Covid-19," tandas Kustini.

Hal senada disampaikan Paslon nomor urut satu, Danang Wicaksana Sulistiya-R Agus Choliq. Menurut Danang, paslon yang diusung Koalisi Gerbang Persatuan ini tetap komitmen untuk melaksanakan protokol kesehatan. Termasuk memaksimalkan kampanye melalui media daring,


"Dalam proses Pilkada Sleman 2020 ini kami pasangan Danang Wicaksana Sulistya (DWS) dan Mas Agus Choliq mengutamakan keselamatan kita semua untuk mematuhi protokol kesehatan," kata DWS.

Komitmen tersebut, lanjut dia tidak hanya dilakukan untuk kedua Paslon tetapi juga bagi seluruh tim sukses pasangan ini baik dari Gerindra, PKB maupun PPP. DWS bahkan memberikan instruksikan kepada Tim Pemenangan, Relawan dan Simpatisan untuk selalu mentaati Protokol Kesehatan dan selama proses kampanye nanti harus sesuai peraturan yang berlaku.

"Saya tidak bosan mengingatkan teman-teman relawan dan pendukung, setiap kali membuat kegiatan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Ditaati betul. Nanti kalau bikin acara, jangan lupa selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan. Jangan sampai pada pesta demokrasi kali ini kita justru menambah jumlah orang yang terinfeksi Covid-19," ujar DWS.

Sementara itu pasangan nomor urut 2, Sri Muslimatun-Amin Purnama juga berkomitmen sama. Paslon yang diusung NasDem, Golkar dan PKS ini juga akan menerapkan protokol kesehatan. Selama proses kampanye semua peserta harus menerapkan protokol kesehatan oleh siapa pun dan di mana pun.

"Kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan menjadi kunci untuk menghindari penyebaran Covid-19," kata Muslimatun.

Sebelumnya, baik Bawaslu maupun KPU sudah mengingatkan agar seluruh paslon maupun partai pendukung untuk menjalankan protokol kesehatan selama masa kampanye. Peserta Pilkada juga didorong untuk lebih memanfaatkan media daring sebagai media kampanye. (kt1)

Redaktur: Faisal


 





Baca Juga