Belum Penuhi Kuota, Bawaslu Sleman Kembali Perpanjang Pendaftaran PTPS 20 Sampai 26 Oktober 2020


Pendaftar Calon PTPS di Panwascam Kalasan mencuci tangan sebelum mengambil formulir pendaftaran. Foto: Daniel

BAWASLU - Bawaslu Sleman hari ini, Selasa (20/10/2020) mengumumkan kembali perpanjangan rekrutmen Pengawas TPS untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman Tahun 2020. Pengumuman perpanjangan kali ini merupakan perpanjangan yang kedua dimana sebelumnya juga telah dilakukan perpanjangan pertama (16/10/2020).

Terkait perpanjangan ini, Vici Herawati, anggota Bawaslu Sleman, koordinator divisi SDM dan Organisasi menyatakan tambahan masa perpanjangan yang dibutuhkan,

“Perpanjangan masa pendaftaran rekrutmen calon PTPS itu selama enam hari yakni 20 Oktober-26 Oktober 2020”.

Menurut Vici Hingga hari terakhir masa pendaftaran calon pengawas TPS (16/10/2020), jumlah pendaftar pada sejumlah desa/kelurahan belum memenuhi kuota. Baru satu kecamatan Saja, Kecamatan Ngemplak yang memenuhi jumlah minimal pendaftar, sehingga dilakukan perpanjangan pertama sampai dengan 19 Oktober 2020 untuk 16 kecamatan yang lain,

“Selanjutnya perpanjangan kedua dilakukan karena jumlah minimal pendaftar calon PTPS minimal dua orang per tempat pemungutan suara [TPS] baru terpenuhi di dua kecamatan Prambanan dan Minggir” katanya dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Selasa (20/10/2020).

Menurut Vici, perpanjangan masa pendaftaran calon pengawas TPS kali kedua oleh Bawaslu Sleman ini hanya khusus untuk desa atau kelurahan yang belum memenuhi kuota. Sementara desa atau kelurahan yang telah memenuhi jumlah minimal pendaftar pengawas TPS Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman tak perlu memperpanjang masa pendaftaran,

“Data kami jumlah Pengawas TPS secara keseluruhan adalah 2.125, sementara kebutuhan pendaftar adalah dua kalinya yakni 4.250 dan yang kemudian sudah mendaftar total untuk 17 kecamatan adalah 2.801 orang. Dari angka ini, 3 kecamatan sudah terpenuhi kuota pendaftar bahkan melebihi masing-masing Kecamatan Minggir 144 pendaftar dari kebutuhan 134 orang, Kecamatan Ngemplak 255 pendaftar dari kebutuhan 240 orang dan Kecamatan Prambanan 228 pendaftar dari kebutuhan hanya 216 orang,” imbuh Vici.

Sementara itu, ditanya harapannya setelah perpanjangan yang kedua ini, Karim Mustofa, Ketua Bawaslu Sleman menyampaikan Bawaslu Sleman benar-benar mencari sumber daya manusia [SDM] yang berkualitas dan berintegritas,

“Calon PTPS menjadi ujung tombak pengawasan pemilu pada level paling bawah. Mereka yang mengetahui kondisi riil lapangan. Kami sematkan harapan pada mereka agar bisa bersama-sama menjaga dan mengawal Pilkada di ujung tombak yakni TPS,” kata Karim.

Bawaslu Sleman bakal menelusuri rekam jejak setiap calon pengawas TPS untuk memastikan yang bersangkutan bukan anggota partai politik (parpol) dan tim kampanye pasangan calon.

“Setelah perpanjangan pendaftaran ini selesai dan semua terpenuhi kuota minimal pendaftar, Para calon pengawas TPS yang lolos bakal mengikuti pelantikan serentak yang rencananya dilakukan pada 16 November 2020,” pungkasnya. (pr/kt1)

Redaktur: Faisal


 





Baca Juga