Pijat Kesehatan, Tumbuhkan Kemandirian: Griya Abhipraya Purbonegoro Bekali Klien dengan Keterampilan Terapi Pijat

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Yogyakarta, Muhammad Ali Syeh Banna saat menjadi narasumber pelatihan terapi pijat bagi Klien Pemasyarakatan Bapas Yogyakarta. Foto: Niken

YOGYAKARTA – Proses perubahan dapat dimulai dari sesuatu yang kecil. Terkadang, sebuah keterampilan sederhana yang dipelajari dengan sungguh-sungguh dapat menjadi langkah awal untuk membangun kembali kehidupan.Semangat itulah yang dihadirkan melalui Pelatihan Terapi Pijat Kesehatan di Griya Abhipraya Purbonegoro (GA) Bapas Kelas I Yogyakarta pada Rabu (19/8/2026). Bertempat di Griya Abhipraya Purbonegoro, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan bekal keterampilan praktis bagi para Klien Pemasyarakatan sebagai modal untuk kembali berdaya di tengah masyarakat.

Dalam pelatihan ini, para klien tidak hanya diperkenalkan pada teknik dasar terapi pijat kesehatan, tetapi juga diarahkan untuk melihat keterampilan tersebut sebagai peluang usaha yang dapat dikembangkan secara mandiri. Dengan bekal pengetahuan dan praktik yang tepat, keterampilan ini diharapkan dapat menjadi salah satu jalan bagi klien untuk membangun penghasilan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri setelah kembali ke masyarakat.

Pelatihan tersebut menghadirkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Yogyakarta, Muhammad Ali Syeh Banna sebagai narasumber. Kehadiran pimpinan dalam kegiatan pembimbingan ini menjadi bentuk dukungan terhadap proses reintegrasi sosial, salah satunya melalui bimbingan kemandirian klien.

“Hidup itu dipenuhi ujian, tapi setiap ujian pasti akan ada jalan keluar jika mau berusaha”, ucap Ali.

Bagi Bapas Kelas I Yogyakarta, pembimbingan tidak berhenti pada pendampingan administratif maupun pemenuhan kewajiban klien melakukan wajib lapor. Lebih dari itu, pembimbingan diarahkan untuk menghadirkan ruang belajar, ruang bertumbuh, dan ruang untuk mempersiapkan diri kembali menjadi bagian dari masyarakat.

“Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat selain untuk kesehatan, bisa juga memberikan manfaat kepada orang lain dan bisa menghasilkan pendapatan dikemudian hari”, ucap Galih Rakasiwi selaku Kepala Bapas Kelas I Yogyakarta.

Melalui Griya Abhipraya Purbonegoro, Bapas Kelas I Yogyakarta terus mendorong berbagai kegiatan yang selaras dengan kebutuhan nyata klien. Keterampilan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan, dikembangkan, dan menjadi bagian dari perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik. (Niken)

59 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com