Bencana Longsor Banjarnegara, Ratusan Korban Belum Jelas Nasibnya

BANJARNEGARA – Bencana tanah longsor melanda Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Puluhan rumah di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, tertimbun  longsor, Jumat (12/12/2014) petang, sekitar pukul 17.30 WIB.

Informasi yang dihimpun jogjakartanews.com, hingga Sabtu (13/12/2014) Pukul 00.00 Wib, tim SAR gabungan TNI POLRI dan relawan yang dikoordinir dari Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, masih melakukan upaya evakuasi korban yang diperkirakan ratusan jiwa.

Dikonfirmasi wartawan, Kepala BPBD Banjarnegara, Catur Subandrio belum bisa memberikan banyak informasi.

“Benar mas, ada longsor di Karangkobar, saat ini masih kita upayakan evakuasi korban. Jumlahnya belum pasti,” kata Catur, singkat.

Sementara salah seorang relawan warga Karangkobar, Setiyadi menginformasikan untuk korban belum semuanya terdata, berapa yang meninggal maupun luka-luka.

“Baru 15 orang yang dievakuasi. Sementara yang lain masih proses evakuasi, ada seratusan rumah yang tertimbun,” ujarnya.

Korban yang dievakuasi, kata dia, dilarikan ke RSUD banjarnegara dan Puskesmas karangkobar.

Menurut Setiadi, longsornya tanah dari tebing setinggi sekitar 50 meter tersebut mengejutkan, karena tidak ada tanda-tanda yang terpantau warga.

“Sebelum kejadian tidak terjadi hujan, sehingga warga yang rumahnya di bawah tebing tidak punya banyak waktu menyelamatkan diri,” katanya.

Sementara menurut Ari (30) warga desa sampang yang rumahnya hanya berjarak sekitar 1 Km dari tempat kejadian mengatakan, diperkirakan sekitar 150 rumah warga yang tertimbun.

“Kalau rumahnya ratusan, pasti banyak orang di dalam yang tertimbun. Mudah-mudahan selamat,” ujarnya.

Relawan dan tim penyelamat mengalami kendala dalam melakukan evakuasi karena tanah di tempat kejadian masih bergerak dan diperkirakan masih akan terjadi longsor susulan. Sementara itu kondisi sekitar lokasi gelap gulita karena tidak ada penerangan listrik.

Kondisi jalan raya jalur Pekalongan- Banjarnegara yang merupakan akses terdekat dengan tempat kejadian juga sempat mengalami kemacetan karena dua mobil dilaporkan tertimpa longsoran.

“Ada dua mobil tertimpa longsor, dan banyak orang yang datang, jadi macet mas,” ujar ari. (bom/kontributor)

Redaktur: Rudi F

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.