Masih Ada ‘Aroma’ Asing di Mahakam

JAKARTA – Setelah melalui proses yang cukup alot dengan pertamina selaku “penguasa baru” atas Blok Mahakam, Total E&P akhirnya menyetujui tawaran pertamina atas 30 persen saham di Blok Mahakam bersama dengan Inpex. Itu artinya, blok migas legendaris yang baru-baru ini berhasil dikuasai kembali oleh pemerintah masih akan beraroma asing dalam pengelolaannya. 

“Total sudah oke untuk masuk dengan yang ditawarkan (30 persen),” pungkas Direktur Hulu Pertamina, Syamsu Alam saat dikonfirmasi di acara buka puasa bersama Direksi Pertamina dengan Editor media di Jakarta, Rabu (08/07/2015).

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Total E&P merasa keberatan dengan penawaran yang diajukan dengan pemerintah. Total sebelumnya meminta 30 persen kepemilikan saham di Mahakam tanpa berbagi dengan Inpex. Tetapi setelah melalui proses panjang, dan adanya warning dari Presiden Jokowi dan Sudirman Said terkait batas waktu persetujuan, akhirnya Total pun menyerah dengan memilih menerima saham 30 persen berbagi dengan Inpex sebagaimana tawaran pemerintah.

Namun demikian peneliti muda Youth Movement For Clean and Good Governance, Herman Wahyudi menyebut seharusnya tak ada penawaran yang diberikan kepada asing. Mahakam harusnya dikuasai 100 persen oleh pemerintah dan dikelola sebaik-baiknya untuk kemakmuran rakyat. Apalagi, sebagai pemain lama, Total E&P bersama dengan Inpex dikhawatirkan akan tetap punya pengaruh kuat di blok Mahakam.

“30 persen ini kan lumayan ya, apalagi mereka pemain lama yang sudah bertahun-tahun mengelola blok mahakam. Jadi aroma asing masih akan tetap kuat,” tukas Herman.

Namun begitu, karena sudah terlanjur dibuat kesepakatan, Herman berharap pemerintah benar-benar menunjukkan dominasinya atas Mahakam. Dominasi harus ditunjukkan dari sisi kebijakan yang semaksimal mungkin menekan adanya ‘aroma’ asing di dalamnya.

“Jadi tinggal dilihat, apakah Mahakam ini benar-benar beraroma merah putih dengan saham mayoritasnya apakah masih kuat aroma asingnya,” tukasnya. (rudi)

Redaktur: Rizal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.