UIN Sunan Kalijaga Selenggarakan SKB Online CPNS 2019

YOGYAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) dan UIN Sunan Kalijaga akan melaksanakan proses Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS formasi tahun 2019 yang sebelumnya sempat tertunda akibat pandemi Covid-19. SKB dimulai pada 14 September sampai dengan 24 September 2020 secara online.

Untuk itu, calon peserta SKB CPNS UIN Sunan Kalijaga diminta untuk menyiapkan perangkat yang dibutuhkan ujian online dengan baik dan menjaga stamina serta kesehatan agar berjalan lancar. Hal ini disampaikan Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan UIN Sunan Kalijaga Dr. Phil. Sahiron, MA, Senin(14/09).
Sahiron menyebutkan, peserta yang berhak mengikuti SKB adalah peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Untuk formasi ormasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ada 130 orang yang akan mengikuti ujian SKB online bersama panitia lokasi tes yang terletak di 50 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia termasuk di Yogyakarta. “Karena kondisi pandemi, kita melaksanakan tes sesuai protokol Covid-19 secara baik dan aman,” tutur Sahiron dalam pers rilis yang diterima redaksi, Rabu (16/09/2020).

Sahiron menambahkan di Yogyakarta sendiri ada lima tempat yang akan dijadikan tes online, yakni MAN 04 Bantul dengan 11 peserta, MTSN 04 Gunung Kidul ada 2 peserta, MAN 02 Kulon Progro atau kampus 1 dengan 1 peserta, MAN 3 Sleman ada 18 peserta dan MAN 01 Kota Yogyakarta ada 31 peserta. Dan seandainya ada peserta yang positif Covid-19, lokasi harus menyediakan ruang karantina yang khusus untuk penderita Covid-19. “Peserta bisa memilih tes dengan domisili terdekat yang sudah diverifikasi sebelumnya.” Kata Sahiron.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum Sri Puspita Murni, S.E., M.M menjelaskan jadwal pelaksanaan SKB CPNS 2019 UIN Sunan Kalijaga terbagi dalam tiga tahap. Yakni praktik kerja, psikotes, dan wawancara. Praktik kerja dilaksanakan pada 14-17 September 2020 mulai pukul 07.30 – 15.00 WIB. Wawancara dilakukan pada 19-22 September 2020 mulai pukul 07.30 – 15.00 WIB. “Kita menyediakan waktu tambahan selama 2 hari 22 sampai 24 September jika darurat. Untuk Psikotes dilaksanakan oleh Kemenag Pusat yang akan dijadwalkan di kemudian hari.” tambah Puspita.

Peserta yang tidak mengunggah Data Riwayat Hidup pada jadwal yang telah ditentukan, agar membawa dokumen pendukung yang diperlukan pada saat pelaksanaan SKB untuk ditunjukkan kepada penguji. Peserta yang tidak hadir atau terlambat dengan alasan apapun pada waktu dan tempat pelaksanaan SKB yang telah ditentukan, maka dianggap mengundurkan diri dan dinyatakan gugur dalam proses seleksi CPNS 2019 Kemenag.

Selain itu juga peserta harus hadir 2 jam sebelum ujian berlangsung. Waktu tunggu itu digunakan untuk absen ke host zoom meeting, menempati ruang ujian dan melakukan verifikasi ulang dan pengecekan perangkat komputer yang harus disambungkan ke internet. Peserta juga harus cermat melihat jadwal ujian SKB yang telah di tentukan oleh Kemenag.

“Untuk penguji kami menyiapkan 107 orang dengan formasi dosen, dokter dan pejabat struktural. Dan sudah kami persiapkan ruang khusus untuk penguji ini di gedung Rektorat Lama UIN Sunan Kalijaga. Para penguji ini tergabung dalam satu tim yang terdapat juga teknisi dan bagian kepegawaian. Setiap harinya ada 10 tim yang akan menguji peserta SKB”. Tambah Puspita. (pr)

 

Redaktur: Faisal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.