Cetak Lulusan Siap Masuki DUDI, UP 45 Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi

YOGYAKARTA – Universitas Proklamasi 45 (UP 45) Yogyakarta terus berupaya mempersiapkan lulusannya siap dalam Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Salah satu upaya tersebut adalah mendorong mahasiswa agar berperan dalam organisasi intra kampus yang bisa bersinergi dengan universitas dalam mengembangkan potensi diri. 

Hal itu diungkapkan  Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gabungan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Proklamasi 45 (Galaksi 45) Rr.Putri Ana Nurani,SS,MM, saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan pengurus baru UKM Galaksi 45 pada 8 April 2021 yang lalu. Menurutnya aktif dalam organisasi intra kampus bermanfaat untuk mahasiswa ketika kelak lulus,

“Hal ini akan menjadi bekal Anda saat nanti memasuki dunia kerja. Seorang mantan aktivis baik di organisasi maupun di UKM, saat memasuki dunia kerja telah siap bekerja. Sebaliknya mereka yang selama kuliah tidak pernah aktif, maka saat memasuki dunia kerja, perlu bekerja ekstra keras untuk mampu beradaptasi belajar bekerja sama dengan orang lain, tanggap dan responsif terhadap permasalahan yang dihadapi,”  tuturnya dalam pers rilis yang diterima jogjakartanews.com, Senin (17/05/2021).

Oleh karena itu, Putri meminta pengurus baru UKM Galaksi 45 menggunakan kesempatan secara maksimal dengan segala kesiapan,

“Ibarat jarum jam yang selalu bergerak, maju tidak menunggu, menjadi pendorong bagi lingkungan untuk mampu menggerakkan ke arah positif, terus berlari, berkerja dan berinovasi, melakukan percepatan karena hanya dengan cara itu jam (organisasi) itu akan hidup dan dirasakan keberadaannya,” ujar putri dalam acara yang juga dihadiri Perwakilan Himpunan Mahasiswa dan Unit Kegiatan Mahasiswa di lingkungan UP 45.

Putri mendorong mahasiswa khususnya pengurus Galaksi 45 agar jangan berhenti bergerak, jangan berhenti berlari, menunggu atau mengurangi kecepatan,

“Jadikan peluang diluar sana menjadi dorongan kuat, tentu berlandasan filosofi kredo yang di miliki Galaksi 45 maupun UP 45 pada umumnya agar organisasi terus berkelanjutan sustainable. Setelah lulus kalian akan menjadi alumni UP 45 duduk pada jajaran senior Galaksi yang akan terus memberikan dukungan, motivasi, berbagi strategi berkiprah di DUDI,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Putri berpesankan kepada para pengurus organisasi mahasiswa agar dalam menjalankan program dan kegiatannya, mendukung terwujudnya visi UP 45 atau visi pendidikan yaitu menjadi kado emas di tahun 2045, dimana visi UP 45 sebagai pusat unggulan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, informasi, tenaga ahli untuk menunjang pembangunan bidang energi, khususnya industri perminyakan dan gas bumi dalam rangka melestarikan nilai-nilai kejuangan eksponen dan angkatan 45,

“Kami juga berharap para pengurus UKM Galaksi ini menjadi bagian penting dalam penciptaan budaya kampus UP 45, yang mengadopsi empat ciri budaya bangsa. Seperti saat bulan Ramadhan, religiusitas warga kampus ditingkatkan, juga penataan lingkungan. Harapannya civitas akademika memiliki etos keilmuan, etos kerja, kejujuran relasi antar individu. Marilah kita lestarikan nilai budaya Jawa, penuh keramahan, sopan-santun, unggah-ungguh atau tawadlu’ dan sebagainya. Nilai-nilai ini tidak akan lekang oleh jaman. Kapan dan di mana pun, orang yang mampu menempatkan diri dan mau menghargai orang lain, pastilah akan mendapatkan apresiasi,” pesan putri.

Ia juga mempersilakan pengurus Galaksi 45 membuat program kerja reguler, evently. Program yang sudah ada dan bagus bisa terus dijalankan. Selain itu, perlu ada evaluasi kendala dan atasi kendala yang ada agar dapat tercapai goal yang diinginkan.

“Buat berbagai kegiatan melek terhadap teknologi yang ada, webinar terkait dengan isu lingkungan, kemanusiaan, wawasan kebencanaan, bermitra dengan organisasi atau industri, ikuti berbagai kegiatan yang diberikan oleh kampus pembinaan kemahasiswaan termasuk mengikuti berbagai penelitian ada,” imbuh Putri.

Putri menjelaskan, saat ini Indonesia mengalami Transformasi Perguruan Tinggi. Berbagai peluang dan potensi mencapai 8 Indikator Kinerja Utama upaya Penyelesaian Permasalahan DUDI. Oleh karenanya Ia meminta mahasiswa agar bisa manfaatkan kemanfaatan inovasi (rekacipta),

“Saya mengajak teman – teman untuk meningkatkan partisipasi sebagai mahasiswa dalam progam yang ada sesuai dengan minat bakat Anda yang ditawarkan kemendikbud melalui bagian kemahasiswaan. Saya ingatkan percepatan penerapan program Merdeka Belajar– Kampus Merdeka dengan meningkatkan link match PT dengan industri. Artinya ini akselerasi kampus, industri, dunia usaha, dunia kerja (IDUKA/DUDI), magang. Silakan manfaatkan praktik kerja industri, pengabdian ke desa, mengajar di satuan pendidikan, pertukaran mahasiswa, penelitian kewirausahan, studi proyek industri, program kemanusiaan,” tambah putri.

Semua kegiatan yang dilaksanakan hendaknya bertujuan untuk membangun ekosistem Kampus Merdeka. Hal itu, kata Putri, sebagai upaya menyelesaikan isu sosial masyarakat, tantangan industri, dan masalah perguruan tinggi melalui kemitraan Perguruan Tinggi dengan IDUKA / DUDI dan masyarakat,

“Satu lagi pesan yang ingin saya sampaikan kepada para mahasiswa, yaitu apabila kita diberikan amanah kecil, kita tunaikan dengan kesungguhan besar, maka berarti kita sedang menyiapkan diri untuk diberikan amanah yang lebih besar,” pungkas Putri. (rd2)

Redaktur: Fefin Dwi Setyawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.