Diklatsar Galaksi 45 Bentuk Mapala Peduli Lingkungan dengan 9 Kecerdasan

YOGYAKARTA – Gabungan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta (Galaksi 45) menggelar Pelepasan Diklatsar Galaksi 45 pada Rabu (24 Maret 2021) yang lalu. Acara yang dimulai pukul 8.30-10.00 WIB dilangsungkan di halaman dan lapangan upacara kampus UP 45, Jl. Proklamasi No 1 Babarsari Depok Sleman Yogyakarta dengan protokol kesehatan.

Upacara pelepasan Diklatsar Galaksi 45 Angkatan 35 dihadiri Koordinator Staf Bidang I Kemahasiswaan Simeon Egi,SH,MM mewakili Rektor dan Bagian Kemahasiswaan Sayuti,SH,MH beserta Pembina Galaksi 45 Rr.Putri Ana Nurani,SS,MM didampingi Ketua Umum Galaksi 45 Kenneeth Pariama.

Ketua Panita Diklatsar Galaksi 45 Angkatan 35 Panji Gilang Prayoga mengatakan, Sebagai salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Galaksi 45 hadir untuk menjadi wadah bagi kegiatan mahasiswa pecinta alam di UP 45,

“Menjadi Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) tentu kesiapan secara penuh harus dipersiapkan tidak hanya persiapan dalam bentuk fisik tetapi modal mental kuat perlu dimiliki, sehingga perlu dilaksanakan Diklatsar,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (17/05/2021).

Panji menjelaskan, berbagai kegiatan dari mendaki gunung, arung jeram, penghijauan hutan, program kemanusiaan dan lainnya dilakukan. Tidak hanya pembinaan leadership, kemampuan wawasan lingkungan, Mapala juga dilatih untuk tangguh dalam menghadapi tantangan, dengan bekal ketrampilan untuk mampu bertahan hidup di alam bebas, alam luar,

Menurut Panji dari peserta yang mendaftar yang lolos sebanyak 8 orang, sedangkan yang mengikuti Diklatsar kali ini sebanyak 7 orang.

Dalam kesempatan tersebut, Pembina Galaksi 45 Putri Ana mengucapkan terimakasih atas kehadiran Pimpinan Universitas Proklamasi 45, Kordinator Staf Bidang I Kemahasiswaan. Ia juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Ketua Umum Galaksi 45 beserta pengurus, ketua panitia Diklatsar Angkatan 35, senior Galaksi 45 mahasiswa Galaksi 45, peserta Diklatsar, anggota Galaksi, serta perwakilan mahasiswa UP 45.

Menurut Putri, melalui kegiatan Mapala, mahasiswa tidak hanya dilatih untuk memiliki kecerdasan secara emosional, kecerdasan intelligent, kecerdasan kinestetik, kecerdasar intra/ inter personal, dan yang paling utama kecerdasan spiritual. Kegiatan mapala sebagai wujud bentuk syukur kepada Tuhan yang telah menciptakan alam semesta,

“Anda akan dibina oleh kakak kakak kalian untuk mendapatkan pelatihan pembekalan ilmu berharga. Jadilah mahasiswa tidak hanya cerdas secara intelektual, asah kecerdasan emosional, spiritual, kinestetik. Ada sembilan bentuk kecerdasan menurut Horward Gardner, atau disebut juga multiple intelligences (kecerdasan majemuk). Kesembilan kecerdasan majemuk tersebut adalah kecerdasan musikal, naturalis, linguistik, interpersonal, intrapersonal, visual spasial, logika matematika, kinestetik, dan kecerdasan moral,” kata Putri menjelaskan.

“Pelatihan yang diberikan hari ini melatih teman teman untuk siap menghadapi tantangan di masa depan. Terlebih saat ini Anda dihadapkan pada MBKM Merdeka Belajar – Kampus Merdeka yang menuntut Anda untuk dapat bersinergi dan siap terjun di Dunia Usaha Dunia Industri atau Dunia Kerja. Serap ilmu yang diberikan. Ingat Anda adalah agen perubahan yang akan bersikap sensitif terhadap isu kemanusiaan dan isu lingkungan. Jaga diri teman – teman dalam berkegiatan terapkan protokol kesehatan dan jangan lupa berdoa,” tutur Putri.

Sementara itu Kernet mengingatkan agar peserta Diklatsar mengikuti kegiatan dengan baik agar memperoleh skill dan ketrampilan yang berguna di masa depan,

“Kali ini ada 7 peserta yang mengikuti kegiatan dimana lokasinya ada di Perbuktian Menoreh. Kami mendorong teman-teman Galaksi 45 concern terhadap kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Di sisi lain, Senior Galaksi 45, Yosef berpesan agar peserta Diklatsar dapat melaksanakan kegiatan dengan baik. Segala agenda yang sudah ditetapkan bisa dilaksanakan. (rd2)

Redaktur: Fefin Dwi Setyawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.