Belum Semua Cabor Ajukan Proposal Puslatkot ke KONI Kota Yogyakarta

YOGYAKARTA – Pematangan rencana program Pemusatan Latihan Kota (Puslatkot) untuk 44 Cabang Olah Raga (Cabor) terdaftar mulai dilakukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Yogyakarta.

Ketua Bidang (Kabid) Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Kota Yogyakarta, Cukup Pahalawidi  mengatakan, pelaksanaan Puslatkot terutama bertujuan sebagai persiapan menuju Porda DIY tahun 2022 mendatang.

Menurutnya, hingga pertengahan Juni 2021, tercatat sudah 15 Cabor yang telah memasukkan proposal pelaksanaan Puslatkot.

Cabor-Cabor tersebut adalah angkat berat, binaraga, taekwondo, senam, panjat tebing, golf, kempo, gateball, yongmodo, drumband, catur, anggar, bridge, renang, dan tarung derajat.

“Meski demikian, proposal yang telah masuk itu belum semuanya disetujui, lantaran harus melalui verifikasi lebih dahulu,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (17/06/2021).

Isi proposal dari masing-masing cabor tersebut nantinya akan dibeberkan. Hal itu menurutnya sangat penting bagi KONI Kota Yogyakarta guna mengetahui program latihan yang nantinya akan dilaksanakan dalam Puslatkot. Oleh karenanya, ia berharap, semua Cabor terdaftar segera memasukkan proposal untuk masuk Puslatkot,

“Kami berharap maksimal tanggal 20 Juni ini semua cabor dapat memasukkan proposalnya. Karena masih ada tahapan verifikasi. Dengan begitu, pelaksanaan Puslatkot dapat segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini, pada bulan Juli 2021 mendatang,” harapnya.

Terkait syarat kelengkapan proposal, Cukup menjelaskan  diantaranya, kebutuhan apa saja yang harus tersedia selama pelaksanaan Puslatkot disesuaikan dengan karakter masing-masing cabor. Contohnya, kata dia, kebutuhan sewa tempat, kebutuhan alat latihan habis pakai, ekstra fooding, rencana pelaksanaan try in dan try out. Selain itu untuk kelengkapan kedua yang penting untuk disertakan diantaranya adalah, informasi pelaksanaan latihan cabor tersebut,

“Data ini diantaranya seperti tempat pelaksanaan latihan, jadwal latihan, nama-nama atlet dan pelatih yang diajukan sesuai kuota yang disiapkan KONI Kota Yogyakarta dalam program Puslatkot ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selain ditujukan sebagai persiapan menuju Porda DIY tahun 2022 mendatang, Puslatkot juga dijadikan sebagai sarana identifikasi bagi bidang binpres dan organisasi KONI Kota Yogyakarta.

“Untuk bidang organisasi, Puslatkot ini bisa mengidentifikasi masa bakti organisasi cabor apakah masih aktif atau sudah habis dan untuk kebutuhan data base olahraga. Sedangkan untuk bidang Binpres, kegiatan Puslatkot bisa dijadikan sebagai sarana untuk mengidentifikasi kesiapan atlet dan pelatih menuju Porda DIY selepas sempat vakum latihan karena pandemi COVID-19,” tutupnya. (kt1)

Redaktur: Faisal

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.