Prokes Jangan Sampai Kendor, Covid-19 di DIY Belum Turun

YOGYAKARTA – Angka kasus Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih tinggi. Menurut data resmi Pemda DIY pada Senin (21/6/2021), Kasus terkonfirmasi Covid-19 di DIY bertambah sebanyak 662 kasus.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih mengungkapkan,Dengan penambahan itu maka total kasus terkonfirmasi saat ini menjadi 53.303 kasus.

Menurut Berty, penambahan kasus terjaring melalui upaya periksa mandiri sebanyak 107 kasus, tracing kontak kasus positif 524 kasus, skrining karyawan kesehatan empat kasus, dan perjalanan luar daerah tiga kasus. Sedangkan yang belum ada info, kata dia, 24 kasus,

“Distribusi kasus terkonfirmasi Covid-19 menurut domisili wilayah kabupaten dan kota adalah Kota Yogyakarta 95 kasus, Bantul 221 kasus, Kulon Progo 16 kasus, Gunungkidul 111 kasus, dan Sleman 219 kasus” tuturnya.

Di sisi lain, juga terdapat penambahan kasus sembuh yang dilaporkan sebanyak 218 kasus,

“Sehingga total sembuh menjadi 45.853 kasus. Distribusi kasus sembuh menurut domisili wilayah kabupaten dan kota adalah Kota Yogyakarta 30 kasus, Bantul 52 kasus, Kulon Progo 29 kasus, Gunungkidul 48 kasus, dan Sleman 59 kasus,” ungkapnya.

Sedangkan untuk kasus meninggal, kata Berty, sebanyak 12 kasus, Rinciannya, di sleman 6 Kasus, Kulonprogo 4 Kasus, Bantul 2 Kasus.

Sehingga total kasus meninggal di DIY menjadi 1.379 kasus. 

Dengan masih tingginya kasus covid-19 di DIY, masyarakat diimbau agar tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes). (pr/kt1)

Redaktur: Faisal

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.