Pemeriksaan Jaringan Listrik Bapas Yogya Dilakukan Secara Berkala

Yogyakarta – Guna mengantisipasi ancaman kebakaran di lingkungan kerja , Balai Pemasyarakatan(Bapas) Kelas I Yogyakarta melakukan pemeriksaan kelaikan jaringan listrik untuk Gedung bangunan kantor, Kamis(09/09/2021).

Kegiatan ini bukan hanya mengantisipasi kejadian seperti yang terjadi di Tangerang, Banten, tetapi juga sebagai pemeriksaan berkala.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Yogyakarta, M. Akhyar didampingi oleh pejabat urusan umum dan staf.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin atau berkala yang dilakukan oleh tim pemeliharaan Gedung bangunan serta jaringan listrik dan air dibawah urusan umum Bapas Kelas I Yogyakarta, dan pihak kami melakukan lebih intensif lagi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran, atau hal-hal yang tidak diinginkan mengingat jaringan listrik di Bapas ini merupakan jaringan tua dalam Gedung cagar budaya” kata Kepala Bapas Kelas I Yogyakarta usai pemeriksaan kondisi jaringan di masing-masing ruangan.

Ia menuturkan bahwa Bapas Kelas I Yogyakarta sudah sekian tahun menempati Gedung pinjaman milik kraton Yogyakarta yang merupakan bangunan peninggalan pemerintahan Belanda.

“Tahun 2002 pihak kami telah melakukan penambahan daya listrik, sejak itu kegiatan pengecekan berkala terus kami lakukan untuk antisipasi kondisi apapun,” katanya.

Kepala Urusan Umum, Susanto menambahkan bahwa hal ini menjadi tanggungjawabnya sebagai pengampu pemeliharaan Gedung dan bangunan dan jaringan listrik didalamnya, pihak kami berharap pemeliharaan secara berkala ini bisa mengurangi segala resiko yang bisa timbul,” tambahnya.

Di akhir kegiatan M. Akhyar mengharapkan kepada seluruh pegawai Bapas Kelas I Yogyakarta selalu melaporkan jika akan melakukan penambahan line kabel kepada pihak yang bertanggungjawab dalam hal ini urusan umum, agar bisa tetap terpantau untuk mengurangi resiko yang akan timbul, pungkasnya.(Sta)

Redaktur : Hennyra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.