Monitoring Evaluasi SIMONAS untuk Peningkatan Layanan Terus Ditingkatkan

Yogyakarta – Bertempat di Balai Pemasyarakatan Kelas I Yogyakarta(Bapas Yogyakarta) Jl.Pangurakan Nomor 1 Yogyakarta. Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terhadap masyarakat, khususnya klien pemasyarakatan. Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Daerah Istimewa Yogyakarta, Gusti Ayu Putu Suwardani melaksanakan Monitoring dan evaluasi pelaksanaan aplikasi Sistem Informasi Monitoring Narapidana Asimilasi dan Integrasi (SIMONAS), yang merupakan salah satu program unggulan kanwil Kemenkumham DIY menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

“Dengan melihat berbagai layanan yang sudah hampir semua menggunakan teknologi informasi sebagai wadah yang mampu mendukung tugas dan fungsi untuk peningkatan kinerja maka perlu adanya monitoring dan evaluasi pelaksanaan aplikasi SIMONAS ” ujar Gusti Ayu, saat membuka kegiatan monitoring dan evaluasi di ruang sidang TPP Bapas Yogyakarta yang dihadiri oleh seluruh PK dan pejabat struktural,  Jumat (22/10/2021).

Hal tersebut, suatu upaya dalam mewujudkan pelayanan teknis berbasis teknologi informasi dalam pelaksanaan pengawasan terhadap klien pemasyarakatan baik klien asimilasi maupun integrasi.

“Sejak diluncurkan tanggal 30 November 2020, SIMONAS Cepat dan tepat dalam melayani secara digital berbasis teknologi informasi maka di butuhkan sinergitas untuk meningkatkan dan mewujudkan performa pelayanan yang maksimal, SIMONAS adalah solusi yang jitu akan permasalahan narapidana yang tidak diterima masyarakat. Monitoring dalam program pembimbingan dikemas secara digital agar lebih efektif dalam implementasinya” tambahnya.

Membahas mengenai aplikasi SIMONAS, Gusti Ayu ingin menyamakan persepsi dan diskusi dengan para pengguna aplikasi tersebut yaitu Pembimbing Kemasyarakatan(PK) dan Kelompok Masyarakat(Pokmas), apakah selama ini ada kendala yang dihadapi oleh para PK dalam pengisian data di SIMONAS.

Gusti Ayu juga menghimbau agar para pejabat struktural Bapas Yogyakarta juga membantu para PK untuk bersinergi dengan para Pokmas yg sudah bekerjasama dengan Bapas Yogyakarta. Apakah klien Bapas Yogyakarta bisa dibimbing dengan baik oleh para Pokmas tersebut,  Selain itu petugas juga harus memastikan kredibilitas dan program kerja masing-masing Pokmas.

Ditemui seusai monitoring Kepala Sub Bagian Tata Usaha Bapas Yogyakarta, Ambar Sri Rahayu menyampaikan bahwa Pengisian simonas agar menjadi perhatian para PK/APK karena termasuk dalam program unggulan Kanwil Kemenkumham Yogyakarta untuk melaju ke proses WBBM, Jika ada kendala yang ada di Bapas Yogyakarta terkait pelaksanaan pengisian simonas, maka perlu adanya  alur dan sistem distribusi data utk pengisian simonas kendala dapat teratasi, dan tiga belas Pokmas yang ada di Bapas Yogyakarta selama ini belum berjalan optimal dan masih perlu ditingkatkan,” tutupnya.(Ran)

Redaktur : Hennyra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.