Edutek  

Manfaat Tembakau yang Jarang Orang Tahu, yang ke 2 dan 7 Pasti Bikin Heran

jogjakartanews.com- Sejak zaman Kolonial Belanda, petani Indonesia sudah menanam tembakau, terutama petani di pegunungan.

Pada umumnya masyarakat hanya mengetahui tembakau sebagai bahan baku utama rokok, dan tentu saja banyak yang menganggap daun ini hanya memiliki dampak negatif bagi kesehatan manusia. Padahal, banyak pakar kesehatan yang telah mengunkapkan manfaat lain dari tembakau.

Berikut beberapa manfaat tembakau untuk kesehatan dikutip dari berbagai sumber:

1.Penghasil Protein Anti Kanker

Tembakau tidak selalu berkonotasi negatif sebagai penyebab kanker, ternyata tanaman tersebut dapat pula menghasilkan protein anti-kanker yang berguna bagi penderita kanker.

Peneliti dari Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), DR Arief Budi Witarto MEng. Dalam studinya mengungkapkan bahwa protein anti kanker dapat dibuat dari DNA dari tubuh yang dimasukkan ke tembakau melalui bakteri. Begitu masuk, tembakau akan membuat protein sesuai DNA yang dimasukkan.

“Kalau tumbuhan itu panen, kita dapat cairannya berupa protein” katanya dikutip dalam sebuah pernyataan di Laman Asosiasi Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Arsada).

Selain untuk protein antikanker, GSCF, bisa juga untuk menstimulasi perbanyakan sel tunas (stemcell) yang bisa dikembangkan untuk memulihkan jaringan fungsi tubuh yang sudah rusak.

2.Mencegah Kanker Mulut dan Rahim

Tembakau mengandung sumber protein yang dapat menstimulasi antibody terhadap human papilloma virus (HPV), yang menjadi penyebab kanker mulut rahim.

3. Melepas Gigitan Lintah

Selain bisa diekstrak dan diambil bagian tertentu seperti nikotin, yang bisa dipakai untuk berbagai produk makanan maupun minuman. Tembakau juga dapat digunakan untuk melepaskan gigitan lintah,

4.Untuk insektisida

Nikotin yang terkandung merupakan neurotoxin yang sangat ampuh untuk serangga.

5.Obat Diabetes

Para ilmuwan berhasil menggunakan tembakau yang dimodifikasi secara genetik untuk memproduksi obat diabetes dan kekebalan tubuh.

6. Anti Bodi

Dalam hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal BMC Biotechnology, Maret 2013 lalu, ternyata tembakau mengandung anti bodi.

Ilmuwan dari beberapa lembaga penelitian Eropa berpartisipasi dalam proyek bertajuk “Pharma-Planta” yang dipimpin Profesor Mario Pezzotti dari Universitas Verona.

Mereka membuat tembakau transgenik yang memproduksi interleukin-10 (IL-10), yang merupakan cytokine anti-radang yang ampuh. Cytokine adalah protein yang merangsang sel-sel kekebalan tubuh agar aktif.

Kode genetik (DNA) yang mengode IL-10 ditanam dalam tembakau, lalu tembakau akan memproduksi protein tersebut. Mereka mencoba dua versi IL-10 yang berbeda. Satu dari virus, yang lainnya dari tikus. Para peneliti menemukan, tembakau dapat memproduksi dua bentuk IL-10 itu dengan tepat. Produksi cytokine yang aktif cukup tinggi, yang mungkin dapat digunakan lewat proses ekstraksi dan pemurnian.

Langkah selanjutnya, IL-10 hasil tembakau itu diberikan kepada tikus untuk meneliti seberapa efektif ia membangkitkan kekebalan tubuh. Penelitian menggunakan IL-10 hasil tembakau dalam dosis kecil dapat membantu mencegah kencing manis atau diabetes melitus tipe 1.

7. Obat HIV/AIDS

Tembakau juga bisa menghasilkan protein obat human immunodeficiency virus (HIV) penyebab AIDS, yang disebut griffithsin. HIV adalah virus yang menginfeksi sel sistem kekebalan tubuh manusia. Bedanya, bukan tembakaunya yang menghasilkan protein, melainkan virus tembakaunya.

8. Obat Luka

Untuk obat luka dipakai ± 25 gram daun segar Nicotiana Tabacum, dicuci dan ditumbuk sampai lumat. ditambah minyak tanah ± 25 ml diperas dan disaring. Hasil saringan dioleskan pada luka.

Demikian 8 manfaat tembakau bagi kesehatan yang jaramg diketahui masyarakat. Namun jangan salah dipahami bahwa tembakau yang digunakan adalah tembakau yang sudah dijadikan rokok dan cara penggunaannya dengan merokok.

Memanfaatkan tembakau untuk obat berbeda jauh dengan menggunakan tembakau untuk merokok. Sebab merokok jelas diklaim merugikan kesehatan. (*)

Penulis: Priska Ariana
Editor: Faisal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.