Badan Antariksa Eropa Laporkan Asteroid Natal Besar Sedang Menuju ke Bumi

Asteroid Natal
ilustrasi asteroid

jogjakartanews.com – Badan Antariksa Eropa (ESA), melaporkan sebuah asteroid besar yang diketahui sedang meluncur melewati Bumi hari ini (15/12/2022). Oleh ESA, asteroid yang diperkirakan sebesar piramid tersebut disebut Asteroid Natal. Namun, nama asli asteroid tersebut adalah 2015 RN35.

Menurut ESA, asteroid ini akan melewati planet bumi pada jarak yang aman. Namun demikian, pihaknya masih belum banyak mengetahui informasi detil benda antariksa tersebut, berikut terbuat dari apa atau seberapa besar tepatnya.

Esa juga belum mengetahui persisnya apakah asteroid  tersebut akan tetap berotasi pada porosnya,

“Atau bahkan untuk bisa mengetahui orbitnya dengan baik,” demikian pernyataan resmi ESA.

ESA juga mengungkapkan masih perlu diketahui lebih banyak soal asteroid ini. Namun, ESA mengungkapkan, kebanyakan asteroid yang bisa menyebabkan kerusakan besar jika menabrak bumi adalah berukuran sedang. Sedangkan “asteroid Natal” dikategorikan berukuran besar.

Penampakan 2015 RN35 akan paling terlihat di Belahan Bumi Selatan, seperti di Australia. Untuk melihat fenomena alam ini, tentu dengan menggunakan teleskop.

Untuk diketahui, Asteroid, disebut juga planet minor atau planetoid, adalah benda berukuran lebih kecil daripada planet, tetapi lebih besar daripada meteoroid, umumnya terdapat di bagian dalam Tata Surya.

Di sisi lain, pada penghujung tahun 2022, fenomena langit seperti hujan meteor masih menghiasi langit malam. Ada beberapa hujan meteor bulan Desember 2022 akan berlangsung hingga akhir tahun ini.

Dikutip dari Edukasi Sains Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Selasa (13/12/2022), hujan meteor adalah sejumlah meteor yang berjatuhan melewati permukaan Bumi dalam jumlah banyak, seakan tampak seperti hujan turun.

Sedangkan meteor adalah ketampakan jalur jatuhnya meteoroid ke atmosfer Bumi, yang disebabkan oleh panas yang dihasilkan oleh tekanan ram, yakni tekanan pada objek yang melintas dengan kecepatan tinggi saat memasuki atmosfer Bumi.

Meteoroid atau serpihan batuan kecil berukuran kurang dari 12 meter yang berasal dari asteroid, komet maupun planet, yang memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi kemudian menyebabkan terjadinya hujan meteor. (kt1)

Redaktur: Faisal

 

59 / 100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *