Hadapi Puncak Kemarau, Polres Purbalingga Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

Rapat koordinasi antisipasi Karhutla di Mapolres Purbalingga menjadi langkah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau. Foto: Tar

PURBALINGGA – Polres Purbalingga memperkuat koordinasi lintas instansi sebagai langkah mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) selama puncak musim kemarau 2026. Upaya tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi yang digelar di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Purbalingga, Selasa (14/7/2026).

Rapat dihadiri jajaran pejabat utama Polres Purbalingga, para kapolsek, unsur TNI, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), personel pemadam kebakaran, serta camat dari sejumlah wilayah yang memiliki kawasan hutan.

Wakapolres Purbalingga Kompol Agus Amjat Purnomo mengatakan, koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Juli hingga Agustus 2026.

“Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin meningkatkan kewaspadaan sekaligus memperkuat langkah antisipasi agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Purbalingga,” ujar Agus.

Ia mengungkapkan, beberapa hari sebelumnya telah terjadi kebakaran di jalur pendakian Gunung Slamet. Meski demikian, peristiwa tersebut berhasil dikendalikan sehingga api tidak meluas ke kawasan hutan lainnya.

Menurut Agus, pengalaman tersebut menjadi pengingat pentingnya sistem pelaporan yang cepat dan koordinasi yang efektif antarlembaga. Dengan demikian, apabila terjadi kebakaran, penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan optimal.

Selain memperkuat sistem koordinasi, Polres Purbalingga juga mendorong sejumlah langkah preventif. Di antaranya pemetaan wilayah rawan Karhutla, deteksi dini, edukasi kepada masyarakat dan pendaki, penguatan peran kelompok sadar kamtibmas, optimalisasi sinergi tiga pilar, patroli kawasan hutan, hingga kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran.

Dalam rapat tersebut, Kabagops Polres Purbalingga Kompol Tri Arjo Irianto memaparkan kesiapan personel dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla. Sementara BPBD Kabupaten Purbalingga dan Perum Perhutani KPH Banyumas Timur turut menyampaikan langkah-langkah yang telah disiapkan untuk menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau.

Melalui sinergi lintas instansi tersebut, diharapkan upaya pencegahan Karhutla di Kabupaten Purbalingga dapat berjalan lebih efektif sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalkan. (tar)

Redaktur: Faisal

57 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com