Griya Abhipraya Purbonegoro Dapat Apresiasi Bappenas, Berpotensi Jadi Model Pembinaan

Direktur Pembangunan Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Bappenas Hendra Wahanu Prabandani saat mengunjungi Griya Abhipraya Purbonegoro Bapas Kelas I Yogyakarta, Jumat (25/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari peninjauan praktik pembinaan dan kolaborasi yang dinilai layak menjadi percontohan. (Foto: Niken)

YOGYAKARTA – Griya Abhipraya Purbonegoro yang dikelola Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta mendapat apresiasi dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Griya Abhipraya Purbonegoro dinilai telah menunjukkan praktik pembinaan dan kolaborasi yang dapat dikembangkan sebagai contoh bagi Griya Abhipraya di daerah lain.

Apresiasi itu disampaikan Direktur Pembangunan Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan Bappenas, Hendra Wahanu Prabandani, saat mengunjungi Griya Abhipraya Purbonegoro, Yogyakarta, Jumat (25/9/2026).

Kunjungan tersebut disambut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) DIY Muhammad Ali Syeh Banna, Kepala Bapas Kelas I Yogyakarta Galih Rakasiwi, serta jajaran Bapas Kelas I Yogyakarta.

Dalam kunjungan tersebut, Hendra melihat berbagai kegiatan dan hasil kolaborasi yang telah dilakukan Griya Abhipraya Purbonegoro bersama sejumlah pihak.

Menurut Hendra, kolaborasi tersebut telah menghasilkan sejumlah keluaran nyata dalam mendukung proses pembinaan dan pemberdayaan klien pemasyarakatan.

“Ini tidak hanya bagi Griya Abhipraya lainnya, tetapi juga dalam pengembangan bidang-bidang terkait, termasuk mendukung penerapan kebijakan pemidanaan baru,” kata Hendra Wahanu Prabandani.

Ia menilai pengalaman Griya Abhipraya Purbonegoro dapat menjadi bagian dari pengembangan praktik pembinaan yang sejalan dengan kebutuhan pemasyarakatan.

Griya Abhipraya sendiri diarahkan menjadi ruang yang mendukung pemberdayaan dan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan melalui kerja sama dengan pemerintah, masyarakat, serta berbagai pihak lainnya.

Bagi Bapas Kelas I Yogyakarta, apresiasi tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat kolaborasi dan mengembangkan program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi klien pemasyarakatan dan masyarakat.

Pengembangan Griya Abhipraya Purbonegoro juga diharapkan dapat memperkuat proses reintegrasi sosial sehingga klien pemasyarakatan memiliki ruang untuk kembali menjalankan kehidupan di tengah masyarakat. (Niken)

60 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com