Polsek Bobotsari Bina Enam Pelajar yang Terlibat Perkelahian di Purbalingga, Orang Tua Ikut Dipanggil

Polsek Bobotsari membina enam pelajar yang terlibat perkelahian di Desa Majapura. Orang tua, guru, dan perangkat desa turut dilibatkan. (Foto: Tar)

PURBALINGGA – Polsek Bobotsari memberikan pembinaan kepada enam pelajar tingkat SMP dan SMA yang terlibat perkelahian di Lapangan Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Selain mengamankan para pelajar, polisi melibatkan orang tua, pihak sekolah, dan perangkat desa dalam proses pembinaan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah perkelahian serupa terulang.

Perkelahian tersebut terjadi pada Sabtu (31/10/2026) malam. Setelah menerima laporan dari warga, petugas Polsek Bobotsari langsung mendatangi lokasi dan mengamankan enam remaja yang terlibat.

Kapolsek Bobotsari AKP Tri Haryanto mengatakan, penanganan terhadap para pelajar tidak hanya dilakukan melalui pengamanan, tetapi juga pembinaan dengan melibatkan lingkungan keluarga dan sekolah.

“Kami yang mendapat laporan warga, saat itu langsung mendatangi lokasi. Kemudian mengamankan enam remaja yang terlibat perkelahian,” kata Tri, Senin (2/11/2026).

Sebagai tindak lanjut, keenam pelajar tersebut dikumpulkan di Mapolsek Bobotsari bersama orang tua, perwakilan sekolah, dan perangkat desa.

Menurut Tri, pembinaan tersebut bertujuan membangun tanggung jawab bersama dalam mendidik para pelajar agar tidak kembali melakukan tindakan serupa.

“Pembinaan ini tujuannya agar kita bisa membangun komitmen bersama dalam mendidik para siswa yang terlibat perkelahian agar tidak mengulangi lagi perbuatannya,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, keenam pelajar saling bermaaf-maafan dan membuat surat pernyataan tertulis untuk tidak mengulangi perbuatannya. Surat itu diketahui oleh orang tua, guru, dan perangkat desa.

Mereka juga diminta meminta maaf secara langsung kepada orang tua masing-masing.

Tidak berhenti pada pembinaan tersebut, Polsek Bobotsari juga mewajibkan keenam pelajar mengikuti apel di Mapolsek setiap Senin dan Kamis setelah pulang sekolah.

“Enam remaja tersebut juga masih dikenakan wajib apel setiap hari Senin dan Kamis di Mapolsek Bobotsari sepulang sekolah. Hal ini sebagai langkah pembinaan yang berkelanjutan,” kata Tri.

Tri mengingatkan orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama ketika berada di luar rumah pada malam hari.

Menurut dia, pengawasan keluarga penting untuk mencegah kenakalan remaja, termasuk perkelahian yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.(tar)

59 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com