Selasa, 28/01/2014 16:15 WIB | Dibaca: 1005 kali

Hindari Perebutan Los Pasar, Pemkab Akan Lakukan Sosialisasi


ilustrasi/doc.istimewa

GUNUNGKIDUL - Pembangunan pasar darurat Semin ditargetkan akan selesai pada 5 Februari mendatang. Untuk menghindari perebutan loas pasar, sebelum selesai pihak Pemkab Gunungkidul akan melakukan sosialisasi pembagian los pasar.

Kepala Kantor Pengelolaan Pasar Gunungkidul, Widagdo mengatakan, setelah selesai dibangun pasar darurat akan segera digunakan berdagang oleh 284 pedagang. Untuk menghindari perebutan los pasar tempat berdagang, Pemkab Gunungkidul akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu.

"Kita akan sosialisasikan dahulu kemudian akan kita bagi. Supaya tidak terjadi perebutan tempat dagang antarpedagang," kata Widagdo ketika dihubungi wartawan, Selasa (28/1/2014).

Widagdo mengungkapkan, untuk pembangunan fisik loas pasar yang ludes dilumat sijago merah pada malam tahun baru 2014 lalu, pemerintah akan menggunakan dana dari pemda DIY sebesar Rp 1,5 milyar.

"Kami juga sudah mengusulkan dana ke pusat, tetapi hingga saat ini belum ada kejelasan. Semoga saja segera direalisasikan," tambahnya. (dit)

Redaktur: Azwar Anas

 


 



Terpopuler


Baca Juga