Gerindra Dukung Budi Mulya Ungkap Dalang dan Aktor Kasus Bailout Bank Century


Ilustrasi. Foto: istimewa

JAKARTA- Dukungan terhadap penuntasan mega skandal Bank Century semakin kuat dari banyak kalangan, termasuk dari Partai Politik, tak terkecuali Partai Gerindra.

Menurut Wakil ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon, persidangan perdana Budi Mulya Hari ini, Kamis (06/03/ 2014) merupakan momentum untuk segera menyibak tabir gelap kejelasan hukum kasus Bank Century yang berjalan sejak Desember 2009. Dikatan Fadli Zon, Menurut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kasus Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek FPJP Bank Century telah merugikan negara sebesar Rp 7,4 triliun.

"Kami minta Budi Mulya ungkap apa yang diketahuinya, pihak-pihak yang turut andil dalam proses pemberian FPJP dan proses penetapan Bank Century sebagai bank berdampak sistemik. Siapa dalang dan aktor intelektual sebenarnya serta praktik korupsi yang terjadi didalamnya," tandas Fadli Zon dalam Siaran Pers yang diterima jogjakartanews.com.

Gerindra, kata Fadli Zon, mendorong KPK menuntaskan kasus Bank Century secara cepat dan tepat agar tegak keadilan. Sejumlah nama yang mungkin disebutkan Budi Mulya dalam persidangannya, harus dimintai keterangan dan diperiksa lebih lanjut oleh KPK.

"Proses pemeriksaan tak boleh pandang bulu. Hukum harus ditegakkan, agar korupsi bisa segera diberantas sampai keakarnya. Kasus Century adalah tonggak ujian pemberantasan korupsi, sebuah PR (pekerjaan rumah) yang dijanjikan penyelesaiannya oleh KPK," pungkasnya.
(lia)

Redaktur: Wahyu Nur Hidayat

 


 





Baca Juga