Jumat, 23/05/2014 22:12 WIB | Dibaca: 1127 kali

Gusdurian Yogyakarta Dukung Jokowi-JK


doc.istimewa

YOGYAKARTA - Gabungan komunitas dan masyarakat Yogyakarta mendirikan Komunitas Jaringan Kerja Relawan (Jangkar) Jokowi-JK. Jangkar Jokowi-JK terdiri dari beragam komunitas yang berada di Yogyakarta dan sekitarnya. Jaringan ini terhubung dengan Jaringan yang berada di Jawa Tengah (Pantura dan Banyumas) dan Daerah Jawa Timur

"Komunitas Jangkar merupakan komunitas independen yang tidak ada ikatannya dengan Partai manapun. Jaringan ini murni dari masyarakat yang menginginkan perubahan dengan memilih pemimpin dari masyarakat sipil. Semua pendanaan adalah dari iuran para komunitas yang tergabung dalam Jaringan Jangkar," kata Koordinator Jangkar, Niko Langgeng melalui pers release yang diterima Jogjakartanews.com dalam aksi dengan tema 'Menjadikan Jokowi-JK Presiden dan Wakil Presiden 9 Tanpa Money Politic dan Intimidasi di Kantor Penerbit Galangpress, Jumat (23/5/2014).

Harapan masyarakat, lanjut Niko, adalah adanya perubahan kepemimpinan menjadi lebih baik dibandingkan kepemimpinan sebelumnya. Niko berharap, berharap siapapun yang akan memimpin kelak adalah yang benar-benar seorang bekerja yang mendarmabaktikan tenaga, pikiran dan hatinya untuk kemakmuran bangsa Indonesia.

"Maka untuk tercapainya cita-cita dan keinginan luhur masyarakat Indonesia layak Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Calon Wakil Presiden M. Yusuf Kalla diusung dan diperjuangkan untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2014-2019," tulisnya.

Kegiatan Jangkar, Komunitas Pecinta dan Pingikut Gus Dur tersebut dengan menyerahkan sebuah mobil yang telah dibranding Jokowi untuk kegiatan operasional selama Jangkar melakukan aktivitas mengusung Jokowi-JK menjadi Presiden dan Wakil Presiden. Penyerahan diwakili Rendra dari Jaringan Pecinta Gus Dur kepada Niko Langgeng.

Selain itu, penerbit Galangpress juga menyerahkan buku kepada Jangkar untuk bisa digunakan sebagai alat kampanye Jokowi-JK. Kedua buku tersebut berjudul Sekelumit Kisah Si Tukang Blusukan (Penulis Asita DK dan Anton DH Nugrahanto) dan buku Pemimpin Berkaki Rakyat (Penulis Ibnu Subiyanto). (kim)

Redkatur: Azwar Anas

 


 



Terpopuler


Baca Juga