Minggu, 07/09/2014 22:05 WIB | Dibaca: 980 kali

Dorong Kepesertaan Mandiri BPJS, PBI Akan Divalidasi


doc/istimewa

YOGYAKARTA- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penyelenggara Jaminan Kesehatan Daerah (PJKD) Kota Yogyakarta tengah melakukan persiapan intregrasi Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial(BPJS) pada tahun 2016, agar dilakukan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta.

Kepala UPT PJKD Kota Yogyakarta Umi Nur Chariyati mengatakan pihaknya tengah melakukan  validasi Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk warga miskin dan mendorong kepesertaan mandiri BPJS.

“Validasi ini, terutama bagi warga miskin penerima Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan warga miskin yang belum masuk PBI,” ungkapnya kepada wartawan di Yogyakarta, Minggu (07/09/2014).

Kepesertaan PBI bagi warga miskin, kata dia,  ditanggung pemerintah dengan iuran sebesar Rp 19.925/bulan. Kewajiban Iuran kepesertaan mandiri harus dilakukan walaupun tidak sakit.

“Hal itu untuk gotong royong biaya kesehatan peserta,” imbuhnya.

Sementara Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Yogyakarta Donny Hendrawan mengungkapkan, Kepesertaan masyarakat Yogyakarta dalam jaminan kesehatan di BPJS Yogyakarta masih mencapai 63 persen. Hingga  Agustus 2014 jumlah peserta BPJS Kesehatan di DIY sebanyak  2.175.540 orang.

“Peminat terbanyak, dari kalangan pendaftar mandiri. Setidaknya ada sebanyak 400 orang mendaftar,” tuturnya.

Dia berharap minat warga Yogyakarta dari kalangan mandiri bisa terus meningkat. (ian/kontributor)

Redaktur: Rudi F

Berita Terkait

 





Baca Juga