Kamis, 23/10/2014 14:38 WIB | Dibaca: 3721 kali

41 Taruna AAL Ikuti Latihan Kesenjataan dan Sea Survival


doc.AAL

SURABAYA – Sebanyak 41 taruna tingkat IV angkatan 60 dan 99 taruna tingkat II angkatan 62 akan melaksanakan Latihan Praktik Kesenjataan (Lattek) kesenjataan serta Sea Survival 2014.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dibuka oleh Kama Navigasi dan Komunikasi Departemen Pelaut Letkol Laut (P) Heru S. Hidayat, S.Si. mewakili  Kepala Departemen Pelaut AAL Kolonel Laut (P) Nanang Ismurdianto, S.Sos di Gedung Bawean, Kampus AAL, Bumi Moro, Kamis (23/10/2014).

Menurut Letkol Heru, tujuan latihan praktik kesenjataan bagi taruna tingkat IV adalah untuk memberikan pengenalan dan pengetahuan tentang sistem kesenjataan dan amunisi yang ada di KRI, laboratorium induk senjata maupun gudang amunisi TNI AL yang meliputi tata cara penggunaan, perawatan dan penyimpanannya sesuai ketentuan yang berlaku di TNI AL.

Sedang untuk Sea Survival bagi taruna tingkat II, kata dia, merupakan bekal aplikasi tentang pengetahuan cara bertahan hidup di laut dalam keadaan darurat.

“Gunakan waktu secara efektif dan efisien untuk tercapainya kualitas dan ketrampilan profesi taruna,” jelasnya dalam rilis resmi dari Penerangan AAL yang diterima jogjakartanews.com, Kamis (23/10/2014).

Dikatakan Letkol Heru, untuk menghindari kerugian personil dan materil, Kama Navkom Deppel menyampaikan pesan Kadeppel untuk selalu memperhatikan  faktor keamanan sesuai dengan Standart Operation Procedure (SOP).

Diinformasikan, Lattek Kesenjataan akan berlangsung selama delapan hari mulai 23 Oktober – 5 November, sedangkan lattek Sea Survival akan berlangsung selama tiga hari (23-28 Oktober). Lokasi kegiatan lattek kesenjataan di KRI dan Artileri Kesenjataan TNI AL (Arsenal), sementara untuk  Sea Survival mengambil lokasi di kolam renang AAL, Dislambair serta KRI Koarmatim. Dalam latihan praktek ini bertindak selaku Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) Kapten Laut (P) Bambang Hermanto. (pr/Pen AAL)

Redaktur: Rudi F

Berita Terkait

 





Baca Juga