Selasa, 25/11/2014 22:22 WIB | Dibaca: 1215 kali

Menteri Pendidikan: Pendidikan Bukan Semata-Mata Urusan Negara


Upacara Peringatan HUT Guru di Kota Yogyakarta. Foto: Ian

YOGYAKARTA – Sedikitnya lima ribu guru se Kota Ygyakarta mengikuti Upacara Peringatan Hari Guru Nasional sekaligus HUT PGRI Ke-69, di  Stadion Kridosono, Selasa (25/11/2014). Bertindak sebagai inspektur upacara, Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti. Dalam upacara tersebut Haryadi membacakan sambutan Menteri Pendidikan (Mendik) , Anies Baswedan.

Dalam sambutan tertulisnya, Anies mengatakan, pendidikan adalah ikhtiar fundamental dan kunci untuk dapat memajukan bangsa. Potensi besar di Republik ini akan dapat dikembangkan jika manusianya terkembangkan dan terbangunkan.

“Kualitas manusia adalah hulunya kemajuan dan pendidikan adalah salah satu unsur paling penting dalam meningkatkan kualitas manusia,” demikian kata Mendik yang dibacakan Haryadi.

Mendik juga mengajak kita semua guru untuk melihat pendidikan bukan semata-mata urusan negara, urusan pemerintah. Secara konstitusional mendidik adalah tanggung jawab negara tetapi secara moral mendidik adalah tanggung jawab setiap orang terdidik.        

Mendik mengajak semua kalangan untuk terlibat membantu sekolah, guru, madrasah, balai belajar dan taman belajar.

“Keterlibatan semua untuk mendorong kemajuan pendidikan. Untuk itu pula, kepada guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan harap membuka pintu lebar-lebar dan memberi ruang kepada masyarakat untuk ikut terlibat, memikirkan dan berbuat untuk kemajuan pendidikan,” ungkap Mendik.       

Kepada seluruh guru, pendidik dan tenaga kependidikan, Mendik juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan.     Menjadi guru, kata Mendik,  bukanlah pengorbanan. Menjadi guru adalah sebuah kehormatan.

“Negara menyadari masih banyak tanggung jawab pemerintah pada guru yang belum ditunaikan dengan tuntas. Meskipun demikian dibalik semua permasalahan yang ada, pendidikan harus tetap berjalan dengan baik. Di pundak guru, pendidik dan tenaga kependidikan ada wajah masa depan bangsa,” demikian dikatakan Mendik dalam sambutannya. (ian/kontributor)

Redaktur: Rudi F  


 





Baca Juga