Gubernur AAL Kepada Taruna TNI dan Polri: Tingkatkan Integrasi dan Jaga Hubungan Baik


doc/aal

SURABAYA - Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Mayjen TNI (Mar) Guntur IC Lelono, menegaskan kepada seluruh Taruna dan Taruni Akademi TNI (Akmil, AAL, AAU) dan Polri (Akpol) agar senantiasa meningkatkan jiwa dan semangat integrasi serta menjaga hubungan baik sebagaimana yang telah terbina selama ini. Selain itu juga menjalin silaturahmi. Semangat integrasi, hubungan baik dan silaturahmi sangat bermanfaat baik pada masa pendidikan maupun dalam mendukung penugasan kelak dikemudian hari. Penegasan tersebut dikemukakan Gubernur AAL dalam pembekalan tertulis yang disampaikan Wagub AAL Laksamana Pertama TNI Deddy Muhibah Pribadi, pada acara penerimaan peserta Bhinneka Eka Bhakti Taruna dan Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian di kampus AAL Bumimoro, Surabaya, Kamis (11/06/2015).

Acara pembekalan dihadiri Seklem AAL Kolonel Laut (P) Soetrisno Sandi Asmara, Paban II Opsdik Akademi TNI Kolonel Inf Horison, Komandan Resimen Taruna AAL Kolonel (Mar) Bambang Sutrisno, Dansatlak Bhinneka Eka Bhakti Kolonel Inf Djoko Andoko, serta sejumlah pejabat Akademi TNI dan Akademi Kepolisian lainnya.
 
Gubernur AAL menilai bahwa kegiatan Bhinneka Eka Bhakti yang diikuti sebanyak 745 Taruna dan Taruni Akademi TNI dan Polri tingkat I ini sangat bermanfaat dan memiliki makna yang strategis bagi para Taruna dan Taruni yang merupakan calon-calon pemimpin TNI/Polri dan bangsa di masa yang akan datang. "Serta sebagai sarana pembelajaran tentang kondisi riil satuan-satuan yang ada di jajaran TNI dan Polri," pungkasnya sebagaimana ditulis dalam rilis yang dikirim kepada email redaksi Jogjakartanews.com.
 
Pada kesempatan tersebut, Wagub AAL Laksma TNI Deddy Muhibah Pribadi, menambahkan bahwa 30 tahun yang akan datang, para Taruna dan Taruni Akademi TNI dan Polri akan menjadi pemimpin TNI/Polri dan bangsa. Oleh karena itu, belajar dan berlatih dengan tekun. Jadilah diri sendiri dengan meneladani yang terbaik.
 
Disampaikan juga profil AAL yang merupakan Badan Pelaksana Pusat TNI AL yang berkedudukan langsung di bawah Kasal. AAL bertugas melaksanakan pendidikan pertama Perwira Sukarela TNI AL tingkat akademi. "Adapun tujuan pendidikan AAL adalah mendidik dan melatih para Taruna dan Taruni untuk menjadi Perwira TNI AL masa depan yang profesional, mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, berjiwa Sapta Marga, serta memiliki kemampuan dan keterampilan sesuai dengan tuntutan penugasan awal di berbagai kapal perang dan Pasukan Marinir," demikian sebagaimana dikutip dari rilis.

Masih dalam keterangan rilis, sejak tahun 2013, AAL telah mendapatkan akreditasi program studi dari Dikti untuk menyelenggarakan program studi D IV Manajemen Pertahanan Matra Laut untuk  korps Pelaut, dengan akreditasi A, D IV Teknik Mesin kapal perang untuk korps Teknik, dengan akreditasi B, D IV Teknik Elektronika kapal perang untuk korps Elektronika, dengan akreditasi A, D IV Manajemen Logistik dan Keuangan Matra Laut untuk korps Suplai, dengan akreditasi A, D IV Manajemen Pertahanan Matra Laut aspek darat untuk korps Marinir, dengan akreditasi A yang pada akhirnya lulusan para taruna AAL akan mendapatkan gelar kesarjanaan S.T. Han (Sarjana Terapan Pertahanan).
 
Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan (Dirrenbang AAL) Kolonel Laut (P) Tunggul Prasetyo, menegaskan bahwa para taruna harus menguasai teknologi. AAL saat ini telah memiliki  smart class yaitu kelas untuk para Taruna/Taruni yang dikelola dengan mengoptimalkan teknologi informasi, sebagai pengembangan sarana pendidikan, selain itu referensi pembelajaran di AAL sudah dapat diakses dengan program E-Learning. “Jadikanlah diri kalian jadi istimewa”, tegasnya.
 
Sedangkan Dirpers Kolonel Laut (KH/W) Dra. Sri Nuryati mengingatkan kepada para taruna bahwa selama pendidikan dilaksanakan pembentukan karakter yang positif. Oleh karena itu agar berupaya menjadi yang terbaik. “Kalian adalah pemuda dan pemudi terbaik bangsa,” tegasnya. Pembekalan semakin lengkap yang disampaikan oleh masing-masing Kepala Departemen AAL. (pr)

Redaktur: Aristianto Z.


 





Baca Juga