Senin, 03/08/2015 13:02 WIB | Dibaca: 1829 kali

Hypolink, Cara Mahasiswa UGM Rangsang Anak Cintai Pertanian


Lima mahasiswa yang mengembangkan produk Hypolink

YOGYAKARTA - Sebuah cara sekaligus terobosan dalam bidang pertanian dilakukan oleh 5 orang masih Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Mereka mengembangkan paket tanaman hidropinik yang dinamai Hypolink guna merangsang generasi muda, khususnya anak-anak agar mencintai dunia pertanian sejak kecil. Ke lima mahasiswa itu adalah Lina Nofita E E, Laskar Pamungkas, Issara Okvia Dita, Lutfi dan Adi Prasetyo.

Sebagaimana ditulis dalam laman resmi UGM.ac-id, penggunaan hypolink sebagai media pembelajaran bagi anak-anak mengenai cara bertanam yang menyenangkan. Sehingga mereka bisa memahami bagaimana menanam dan menggermarinya sebagai sebuah aktifitas yang seru.

"Menumbuhkan kegemaran berccok-tanam pada generasi muda tidaklah mudah, diperlukan cara-cara unik dan menyenangkan supaya diminati anak-anak," tukas Lina, Senin (03/08/2015).

Ada tiga macam paket yang ditawarkan dalam produk hypolink, yaitu paket TriPo yang terdiri dari tiga set tanaman, nutrisi, benih dan buku panduan. Paket SixPo yang terdiri dari enam set tanaman, nutrisi, benih dan buku panduan. Sedagkan yang terakhir paket PremiumPo terdiri dari 9 set tanaman, nutrisi, benih, buku panduan dan HypoApss.

"Penggunaan produk Hypolink ini cukup mudah dengan melakukan pembenihan selama dua minggu, perawatan sekitar tiga minggu dan untuk panen hanya perlu waktu sekitar 5 minggu," terangnya.

Rekan Lina, Adi Prasetyo mengungkapkan dengan paket Hypolink anak-anak bisa mengamati sendiri pertumbuhan tanaman yang mereka tanam. Mereka juga bisa belajar melakukan pencatatan-pencatatan terkait pertumbuhan tanamannya sesuai di buku panduan.

"Diharapkan anak-anak dapat belajar memahami, teliti dan bersabar dalam menanam dan merawat tanaman hingga tibalah waktu panen," terang Adi

Produk terobosan dari UGM ini sudah mulai di pasarkan di berbagai wilayah di DIY dengan yang tersedia saat ini empat pilihan benih meliputi tanaman sawi, selada hijau, selada merah dan bayam. (ugm/ed)

Redaktur: Herman W.


 



Terpopuler


Baca Juga