Kamis, 12/10/2017 16:17 WIB | Dibaca: 485 kali

PERPATRI Diterima Diryankestrad Kementrian Kesehatan RI


Rombongan PP Perpatri disambut Direktur Dityankestrad Dr. dr. Ina Rosalina Dadan. Foto: doc.perpatri

JAKARTA – Perkumpulan Terapis Tradisional Patah Tulang, Urat dan Sendi (PERPATRI) Indonesia berkunjung ke Kantor Direktorat Pelayanan Kesehatan Tradisional (Diryankestrad) Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan (Ditjen Yankes), Kementrian Kesehatan RI  di Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Perpatri,  Tomy M. Arief Aditama, SKG, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk konsultasi terkait kemitraan dengan Kementrian Kesehatan.

“Perpatri didirikan dengan tujuan salahsatunya  mendukung program pemerintah untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, khususnya dalam hal pengobatan tradisional spesialis patah tulang, urat dan sendi. Oleh karenanya kami juga berniat menjadi mitra pemerintah, dalam hal ini Kementrian Kesehatan agar lebih optimal dalam mendedikasikan keahlian kami untuk masyarakat, bangsa dan Negara,” kata alumnus Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.

Dalam kunjungannya rombongan PP Perpatri  diterima Direktur Dityankestrad Dr. dr. Ina Rosalina Dadan, Sp.A(K), M.Kes, M.H.Kes.  Dalam kesempatan tersebut, Ina menyampaikan apresiasinya terhadap Perpatri sebagai wadah organisasi bagi para terapis tradisional, khususnya patah tulang, urat dan sendi .

Menurut Ina, dengan payung organisasi berbadan hukum, Perpatri sebagai organisasi sudah memenuhi peraturan penemerintah,

“Tidak semua pengobat patah tulang mempunyai kemampuan yang baik dalam menangani kasus patah tulang, dalam analisa atau diagnosa sampai purna pengobatan. Maka perlu dibuat keilmuan yang rasional untuk para pengobatnya. Di situlah nanti saya kira sinergi dengan Perpatri dibutuhkan,” tuturnya.

Ketua Dewan Penasihat sekaligus inisioator Perpatri, Lesgiono yang turut dalam pertemuan mengatakan dari hasil konsultasi dengan Direktur Diryankestrad, pada perinsipnya Perparti sudah siap untuk menjadi mitra Kemenkes. Adapun syarat-syarat formal, kata dia, sudah cukup memenuhi.

“Setelah silaturahmi ini tentunya nantinya akan ada follow up  pertemuan kembali dengan pemangku yang berwenang dalam hal kemitraan di Kementrian Kesehatan RI. Kami berkomitmen untuk menjadi mitra pemerintah, dalam hal ini Kementrian kesehatan,” kata ahli pengobatan tradisional patah tulang ini.

Sekadar informasi, PERPATRI adalah organisasi yang menaungi pengobat tradisional untuk spesialisasi patah tulang, urat dan sendi. Organisasi ini didirikan di Yogyakarta pada tanggal 9 September 2017 di Yogyakarta. Kantor pusat PP Perpatri berada di Jl. Wates Km. 10.5 Griya Kencana Permai (GKP) Blok E2 No.6, Argorejo, Sedayu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Perpatri sudah berbadan hukum dengan dikeluarkannya SK Menteri Hukum dan Ham RI, No. AHU-0013878.AH.01.07. Tahun 2017. (kt1)

Redaktur: Ja’faruddin AS

 

 


 





Baca Juga