Peringati Hari Pahlawan, Korem 072 Pamungkas Ziarah dan Gelar Haul Lafran Pane


Kasrem 072/Pmk, Kolonel. Inf. Ida Bagus Surya membacakan sambutan danrem dalam acara haul Lafran Pane. Foto: doc/penrem

YOGYAKARTA – Peringati hari Pahlawan, Komando Resort Militer (Korem) 072/Pamungkas Yogyakarta menggelar acara ziarah dan haul Pahlawan Nasional Lafran Pane, Jumat (10/11/2014). 

Acara ziarah ke makam pahlawan Lafran Pane yang baru dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden RI Joko Widodo pada 9 November 2017 di Istana Negara Jakarta,  juga diikuti oleh Kader dan Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Acara yang dimulai pukul 10.00 Wib di pemakaman Karangkajen, Mergangsan, Yogyakarta tersebut dipimpin, Kasrem 072/Pmk, Kolonel. Inf. Ida Bagus Surya.

Sedangkan haul dilaksanakan di Masjid Al-Hidayah Korem 072/PMK Pukul 14.00 Wib. Acara tersebut juga dihadiri kader HMI dan anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) DIY.

Dalam sambutan tertulisnya, Komandan Korem 072/Pmk, Brigjen. TNI. Fajar Setyawan S.I.P yang dibacakan Kasrem 072/Pmk menuturkan, kegiatan peringatan para leluhur, tokoh pejuang dan tokoh Islam (Haul), merupakan suatu tradisi yang bukan semata-mata mengandung muatan ritual dalam mendoakan arwah para leluhur.  Namun menurut Danrem,  haul juga sekaligus menjadi wahana memperkukuh silaturrahmi, dan bahkan mampu menciptakan kedamaian batin dan kebersamaan diantara kita.

“Pada siang ini kita bersama-sama berkumpul disini untuk memberikan penghormatan dan penghargaan kepada Prof.Drs.H.Lafran Pane yang telah diberikan gelar pahlawan dari Presiden RI sebagai Pahlawan Nasional,” tuturnya.

Diketakan Danrem 072/Pmk bahwa jasa-jasa besar  Prof.Drs.H.Lafran Pane yang lahir di Padang Sidempuan pada tanggal  5 Februari 1922, sungguh besar. Beliau, kata Danrem, dikenal sebagai salah satu tokoh pendiri  HMI.

Dijelaskan Danrem, dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia, sejak tanggal 1 Desember 1966, Prof.Drs.H.Lafran Pane dianggat menjadi guru besar (profesor) dalam mata kuliah Ilmu Tata Negara. Dalam sejarah di Universitas Gajah Mada (UGM) beliau termasuk didalam mahasiswa-mahasiswa yang mencapai gelar sarjana Ilmu Politik yang pertama di Indonesia.

“Karena itu, kita generasi penerus bangsa ini yang tinggal menikmati hasil jerih payah perjuangan para pahlawan, tentu tidak hanya harus belajar dan meneladani semangat pengabdian dan perjuangan beliau, tetapi juga berkewajiban mendo’akannya agar arwahnya diterima disisi Allah SWT,” kata Danrem dalam sambutan.

Disamping memanjatkan doa, menurut Danrem, hikmah lain dari acara haul pada hari ini sesungguhnya kita juga belajar tentang arti dan pentingnya kita selalu menghargai dan menghormati jasa para pahlawan pejuang bangsa. 

“Para pahlawan yang gugur ini, menurutnya,  tentu tidak diragukan lagi betapa tinggi nilai pengabdian dan perjuangannya untuk membela, menegakkan dan menjaga kemerdekaan NKRI,” imbuh Danrem.

Acara tersebut juga dihadiri perwakilan dari Gubernur DIY, utusan perwakilan Danlanud Adi Sutjipto dan Danlanal Yogyakarta. (kt1)

Redaktur: Rudi F


 





Baca Juga