Siap Perangi Teroris, Aktivis Pemuda Pancasila Banyumas Kirim Surat Terbuka untuk Presiden


ilustrasi

BANYUMAS – Serangkaian teror dari tragedi rusuh Napi Teroris di Mako Brimob, Selasa (08/05/2018), kemudian teror bom di tiga gereja di Surabaya dan Rusun Wonocolo, Taman Sidoarjo, Minggu (13/05/2018) serta teror bom di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018) pagi, menggemparkan publik.

Peristiwa keji tersebut mendapat kecaman dari berbagai lapisan masyarakat Indonesia, tak terkecuali oleh kalangan aktivis yang bergiat dalam menjaga Pancasila dan keutuhan NKRI.

Geram dengan aksi teror yang menewaskan anggota Polisi dan masyarakat sipil tersebut, Wakil Ketua Pemuda Pancasila MPC  Banyumas, Edy Sarwono melayangkan surat terbuka kepada Presiden RI Joko Widodo. Edy Sar, begitu ia akrab disapa menyatakan siap Jihad memerangi para teroris.

Berikut isi surat terbuka Edi Sar untuk Presiden Joko Widodo:

Surat terbuka untuk 
Presiden Joko Widodo


------------
Selamat pagi bapak presiden Indonesia.


Pagi kelabu ada di negri kita tercinta. Sebuah bom meledak di pintu masuk lembaga kepolisian di Surabaya.
Kami warga negara Indonesia yang hampir setiap hari menyanyikan lagi kebangsaan Indonesia raya semakin marah.

Bagai mana perasaan bapak pagi ini? semoga tidak bahagia, karena menyaksikan bom itu meladak lagi.

Bapak presiden yang kami cintai. Pancasila adalah darah kami. Pancasila adalah jiwa kami. Kami akan siap selalu untuk Pancasila. Untuk NKRI.

Bapak presiden yang kami bekteni,

Jangan hanya diam untuk orang atau kelompok yang ingin menghacurkan bangsa dengan dalih agama.  Kami akan mendukung Bapak Presiden untuk menhacurkan mereka. Karena mereka adalah musuh bangsa negara dan juga agama.

Tidak ada Agama yang merestui kekerasan. Jihad hanya ada dalam perang, tidak ada jihad seperti itu di negara kita.


Marilah bapak Presiden. Kita tangkap semua teroris yang berkedok agama, kita hancurkan mereka.
Bapak ptesiden janganlah ragu. Abaikan HAM, abaikan kemanusiaan untuk mereka. Kalau perlu bakar mereka berserta ideologi yang salah.


Bapak presiden yang saya hormati. Jangan pernah risau memikirkan teroris berkedok jihad. 
Bapak presiden yang saya hormati, kalau aparat negara masih kurang jumlah nya, kami siap, tunjukan dimana sarang mereka, kami akan jihad melawan mereka.


Jangan ragu bapak Presiden, Indonesia bukan berdiri diatas keraguan. 
Kami tidak ragu, kami siap di depan untuk berhadapan dengan mereka.
Semoga bapak Presiden juga memahami semua ini.

Salam Pancasila

Edy Sarwono

(Wakil Ketua Pemuda Pancasila MPC  Banyumas)

Surat terbuka tersebut juga cukup viral di kalangan anggota Pemuda Pancasila Banyumas dan sekitarnya. (rif)

 

Redaktur: Syarifudin


 





Baca Juga