Penuh Inovasi, Kepala BAPAS Yogyakarta Mendadak Beri Penghargaan Kepada Lima PK


Kepala Bapas Yogyakarta, Muhammad Ali Syeh Banna memberikan penghargaan kepada lima PK terbaik. Foto: Henny

YOGYAKARTA – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Yogyakarta, Muhammad Ali Syeh Banna,Bc.IP, S.Sos, M.Si., secara mendadak memberikan medali penghargaan kepada lima orang pembimbing Pemasyarakatan (PK) berprestasi saat apel pagi, Kamis (08/11/2018).

Kelima PK penerima penghargaan adalah  Ika pawestri haris sakunta, SH; Sri Akhadiyanti, S.Pd; Tri Handaka, S.Sos; Reni Anna, S.Hi dan Wahyuning Astuti. Para penerima penghargaan mengaku terkejut, sekaligus bahagia dan bangga,

“Belum setahun saya kembali menjadi PK sudah mendapatkan suprise seperti ini dari atasan. Ini sungguh suatu perhatian yang luar biasa dari Bapak Kepala. Saya terkejut, terharu sekaligus bangga dan bahagia menerima penghargaan dari beliau,” ujar Tri Handaka.

Tri sendiri sebelumnya pernah menjadi PK  lalu menjabat Kepala Urusan Keuangan Bapas. Setelah mendaftar menjadi Pejabat Fungsional Tertentu (JFT), Tri kembali sebagai PK.

“Kami sangat tersanjung dinilai oleh atasan.Kami  tidak menyangka mendapat perhatian istimewa dari atasan seperti ini, mendadak pula,” ujar Sri Akhadiyanti diamini sejawatnya sesama penerima penghargaan.

Ditambahkan Reni Anna, Kepala Bapas Yogyakarta memang penuh surprise. Belum lama ini, Kepala Bapas Yogyakarta mendapat penghargaan dari Kementrian Hukum dan Ham karena inonasinya dari berbagai hal,

“Hanya ada satu –satunya program seperti beliau ini Se-Indonesia, hanya ada di Bapas Yogyakarya,” timpal Wahyuning Astuti dengan bangga. 

Sedangkan bagi Wahyuning Astuti, Kepala Bapas Yogyakarta, selain sebagai innovator juga seorang inspirator.

Sementara itu, Muhammad Ali Syeh Banna menuturkan, ia sengaja memberikan penghargaan kepada lima PK berprestasi secara mendadak atas inisiatif sendiri,

“Berprestasi itu milik setiap orang hanya mau atau tidak kita memilih utk sukses meraihnya. Kita memang tdk bisa utk memilih di lahirkan oleh siapa tapi kita bisa memilih dalam kehidupan ini,” tuturnya.

Dikatakan Muhammad Ali, pemberian penghargaan merujuk pada penilaian berdasarkan kecepatan, ketepatan, dan ketertiban dalam penyusunan penelitian kemasyarakatan (Litmas) Klien Bapas Yogyayakarta,

“Kelima PK memang layak untuk menerima penghargaan. Dengan penghargaan ini diharapkan memacu para PK untuk meningkatkan kinerja mereka” pungkas Muhammad Ali Syeh Banna. (hen)

Redaktur: Ja’faruddin. AS


 





Baca Juga