Kapolres dan Tokoh Masyarakat Optimistis Pemilu 2019 di Sleman Akan Berlangsung Aman


Dandim 0732/Sleman, Ketua IKAL DIY, dan Kapolres Sleman Usai sepeda santai bersama. Foto: Ja'faruddin. AS

SLEMAN – Mabes Polri akan menyiapkan penambahan personel pengamanan di wilayah yang dinilai rawan konfik, yaitu di Sumatera Utara, Yogyakarta, Solo, dan Sulawesi Selatan. Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, di sela rapat pimpinan (rapim) Polri 2019 di gedung Tribrata, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2019) yang lalu.

Namun demikian, Kapolres Sleman, AKBP Rizky Ferdinasyah optimistis jika Pemilu 2019 di Sleman akan berlangsung aman,

“Mudah-mudahan tidak rawan, kita optimis pemilu di Sleman berjalan aman, damai, dan kita tingkatkan keamanan,” katanya usai mengikuti acara sepeda santai bersama jajaran Kodim 0732/Sleman dan Tokoh masyarakat dan komunitas, Jumat (01/02/2019) pagi.

Rizky mengatakan, berbagai upaya untuk meningkatkan keamanan dilakukan Polres Sleman, diantaranya dengan meningkatkan soliditas dan sinergitas dengan TNI, dalam hal ini Kodim 0732/Sleman dan tokoh serta komunitas masyarakat di Sleman,

“Kalau kita-kita (semua elemen masyarakat) akur, (maka) aman,” tegasnya.

Ketua Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Komisariat DIY, Sugiyanto Harjo Semangun, M.Si mengatakan, sinergitas TNI-Polri dan Rakyat adalah syarat multak untuk  ketahanan nasional. Menurutnya, ketahanan nasional terbentuk oleh ketahanan wilayah maupun daerah.

Inti dari ketahanan nasional, kata Sugiyanto, adalah masyarakat sejahtera dan aman. Dalam konteks Pemilu 2019 mendatang, rakyat Indonesia akan menlaksanakan amanah konstitusi memilih pemimpin tertingi negeri ini, secara demokratis untuk memilih pemimpin terbaik.

Terkait pentingnya keberadaan pemimpin bangsa, Sugiyanto menekankan agar masyarakat harus bisa memilih pemimpin yang terbaik dalam Pemilu Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres),

“Menurut saya pemimpin harus memiliki kapasitas, kapabilitas, dan integritas yang tidak diragukan lagi. Setidaknya harus punya tiga kecakapan. Pertama, mampu membuat perencanaan yang baik, kedua mampu membuat keputusan yang cepat tepat dan benar. Kemudian yang ketiga, seorang pemimpin harus mampu meredam konflik,” kata Sugiyanto yang juga turut dalam acara sepeda santai Kodim 0372/Sleman bersama Jajaran Polres dan tokoh serta komunitas masyarakat.

“Oleh karena itu saudara-saudari sebangsaku,  mari sukseskan Pemilu pada 17 April 2019 mendatang, untuk melaksanakan amanah konstitusi dan memilih pemimpin terbaik untuk kepentingan nasional kita, demi terwujudnya ketahanan nasional, sangat mudah untuk diucapkan, tapi sulit diimplementasikan, untuk itu kita harus cerdas dan bijak agar jangan sampai salah memilih pemimpin”  imbau Sugiyanto Harjo Semangun.

Di sisi lain, Dandim 0732/Sleman, Letkol Inf Diantoro,S.IP mengatakan kegiatan sepeda gembira bersama Jajaran Polres Sleman, tokoh dan komunitas masyarakat disamping untuk olah raga dan kesehatan, juga untuk meningkatkan sinergitas TNI-Polri dan masyarakat demi menciptakan Kabupaten Sleman yang aman, tertib, dan guyub rukun.

“Kalau ini nanti digunakan menjadi momen ke depannya menjadi akrab, sinergis, menjadi kekuatan luar biasa untuk Sleman, sehingga Pemilu pun berlangsung lebih aman dan kondusif,” ungkapnya.(rd)

Redaktur: Ja’faruddin. AS

 


 





Baca Juga