Minggu, 03/03/2019 15:30 WIB | Dibaca: 348 kali

Dinas Pertanian dan Koramil Moyudan Gropyokan Perangi Hama Tikus


Petugas Dinas Pertanian dan Prajurit Koramil 15/Minggir gropyokan perangi hama tikus. Foto: ist

SLEMAN - Babinsa Koramil 15/Moyudan Kodim 0732/Sleman bersama petugas Dinas Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kabupaten Sleman ‘gropyokan’ atau memerangai hama tikus di sawah wilayah Desa Moyudan, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman Minggu (03/03/2019).

Gropyokan dilakukan di empat dusun Desa Moyudan, yaitu Dusun Ponggok, Kedungbanten, Kaliduren, dan Pendulan . Kegiatan diikuti  sedikitnya 100 orang warga setempat. Dari hasil gropyokan, 80 ekor tikus berhasil ditangkap.

Danramil 15/Moyudan Kapten Inf Arm Sutresno mengatakan, gropyokan dilaksanakan untuk membantu petani membasmi hama tikus,

“Dengan gropyokan ini dianggap ampuh dan murah serta dapat menumbuh suburkan semangat gotong royong warga desa dalam mengatasi hama tikus di sawah mereka secara bergantian dari satu sawah ke sawah yang lain. Dari kegiatan ini masing-masing secara bersemangat berhasil membasmi hama tikus sampai kelubang-lubangnya dan membakarnya,” katanya disela-sela mengikuti gropyokan.

Dikatakan Sutresno gropyokan merupakan upaya dalam mendukung program pemerintah Republik Indonesia yang telah dicanangkan oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo untuk program swasembada pangan di seluruh Indonesia. Pendampingan para Babinsa dalam program swasembada pangan menurutnya sangat dibutuhkan untuk memberikan pengawalan dan penyuluhan bersama-sama dengan PPL agar para petani dapat meningkatkan hasil panen yang biasanya setahun hanya sekali menjadi setahun bisa dua sampai tiga kali panen,

“Semoga dengan diawali dengan pembasmian hama tikus ini dapat meningkatkan semangat para petani untuk segera menanam padi di lahannya sehingga diharapkan pada bulan Mei 2019 ini seluruh petani sudah menanam padi di sawah meraka masing-masing. Kesadaran petani harus dibangkitkan dengan tidak bosan-bosannya Babinsa memberikan motivasi kepada para petani untuk lebih semangat menanam padi,” ujar Kapten Arm Sutresno. (kt2)

Redaktur: Faisal

 


 





Baca Juga