Kamis, 18/04/2019 00:00 WIB | Dibaca: 108 kali

Himatehape UNU Yogyakarta Gelar Kuliah Karier


Kuliah Karier di Kampus UNU Yogyakarta (16/4/2019)

Yogyakarta - Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta menggelar kuliah karier yang bertujuan mencetak mahasiswa yang siap bersaing di era milenial sekaligus sebagai pembekalan mental mahasiswa-mahasiswi setelah lulus. Kuliah karier ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian (HIMATEHAPE) UNU Yogyakarta dengan mengangkat tema “Prepare Your Self Start from Now”, Selasa (16/04/2019), pagi.

Kuliah Karier yang dihadiri oleh mahasiswa UNU Yogyakarta lintas program studi dan dari universitas lainnya ini, merupakan program kerja perdana HIMATEHAPE setelah beberapa bulan yang lalu dilantik sebagai Organisasi Mahasiswa Program Studi.

"Diadakan kuliah umum ini, agar kita bisa bersaing di era revolusi industri 4.0, maka dari itu, mari kita membekali diri kita dengan ilmu pengetahuan dan soft skill, agar mahasiswa menjadi agen perubahan yang nyata," tutur Kelik Adrianto selaku Ketua Himpunan Mahasiswa.

Pada media, Kepala Program Studi Icktyani Wahyuningsih S.T.P, M.Sc menjelaskan dari sambutannya, bahwa jurusan teknologi hasil pertanian ini sangat dibutuhkan untuk diterapkan di dalam perusahaan pangan maupun kewirausahaan, karena pangan akan selalu eksis. 

"Semoga dengan adanya kuliah umum ini, dapat menginspirasi semua mahasiswa yang ada di sini. Tentunya dengan mempersiapkan diri mulai dari sekarang," lanjut Icktyani.

Turut hadir dua narasumber, yaitu Evita Riviani Achmadi, S.T.P., M.Sc dari Junior Manager PT. Danone Indonesia, serta Adi Kurnia Putra, S.T.P sebagai Owner Kickchick Clothing. 

Evita mengungkapkan beberapa hal terkait bekerja di dunia industri. Menurutnya, dalam dunia kerja di dunia industri, perlu adanya kemampuan dalam bahasa Inggris dan kemampuan leadership dalam pengambilan keputusan yang tepat. Selain itu, nilai IPK juga berpengaruh terhadap kelolosan verifikasi di dalam dunia kerja, khususnya dunia industri.

Ia juga mengatakan, "Tidak usah berkecil hati karena kuliah di kampus kecil. Yang terpenting ada kemauan untuk bersaing," tegasnya.

Narasumber Adi Kurnia Putra, S.T.P juga mengatakan, "Di era yang serba canggih ini, dapat mendongkrak nilai jual. Market place adalah salah satu media yang cukup efektif dalam pemasaran. Dari dukungan-dukungan akses online kita dapat memanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan produktivitas produk yang kita miliki. Perlu adanya pola pikir yang di luar kebiasaan, agar bisa merangsang inovasi. Biasanya sebuah brand itu disesuaikan dengan trend. Maka dari itu, kita perlu memikirkan, bagaimana produk kita tetap eksis. Penting juga perbanyak jaringan. Semakin kita banyak relasi maka kita akan banyak referensi, atau bahkan bisa membantu kita dalam berbisnis."

Selain itu, Adi juga menekankan jika mau berwirausaha hal terpenting adalah mental dan tindakan. 

Hal ini juga diapresiasi oleh Prof. Purwo Santoso, menurutnya hal ini menjadi tantangan  bagi mahasiswa-mahasiswinya untuk menjadi mahasiswa yang memiliki tindakan nyata. 

“Sebagai kampus pengkaderan, tentu mahasiswa dituntut untuk menjadi lulusan yang benar-benar dibutuhkan umat. Kuliah karier yang di selenggarakan hari ini adalah salah satu bentuk dari proses pengkaderan,” pungkasnya. (rd2)

Redaktur: Fefin Dwi Setyawati

Berita Terkait

 





Baca Juga