Rakernas Pertama di Cibubur, AKBM Mantapkan Pengabdian untuk Masyarakat dan Bangsa


Peserta Rakernas AKBM Pertama di Bumi Perkemahan Cibubur. Foto: Hennyra

CIBUBUR – Organisasi Putra-Putri Prajurit Kopassus, yaitu Anak Korps Baret Merah Rakernas (AKBM) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama tahun 2019 selama dua hari, Sabtu (27/04/2019) dan Minggu (28 /04/2019) di bumi perkemahan  Cibubur, Jakarta Timur.

Rakernas dibuka oleh wakil asisten  teritorial  Letkol Wing Sandya, mewakili Danjen Kopassus.

Dalam sambutannya Letkol Wing Sandya menyampaikan pesan dari Danjen yang meminta AKBM agar harus tetap menjaga nama baik keluarga besar Korps Baret Merah,

“AKBM diharapkan tetap melakukan kegiatan positif sosial kemasyarakatan,” pesannya dalam acara yang dihelat di Aula Cut Meutia, kompleks Bumi Perkemahan Cibubur. 

Sementara itu, Ketua Umum AKBM, Heru Djanbi dalam sambutannya menyampaikan agar Rakernas pertama ini menjadi titik awal rencana kerja yang sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) AKBM.

Ia juga mengapresiasi semangat  dan antusiasme para peserta Rakernas yang datang dari berbagai daerah,

“Diharapkan ke depan AKBM memiliki program kerja yang lebih baik untuk lebih memberikan sumbangsih kepada msyarakat, serta demi kemajuan bangsa dan negara Indonesia,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Tanjung Tidar selaku ketua panitia menuturkan, dipilihnya Cibubur sebagai tepat Rakernas pertama AKBM, karena memiliki sejarah. Menurutnya Cibubur adalah cikal bakal terbentuknya ide untuk membentuk AKBM yang bertujuan mengumpulkan  saudara sedarah mengalir (Putra-putri prajurit Kopassus), agar mempunyai visi misi yang sama dalam perkembangannya.

Menurutnya, Rakernas pertama ini dihadiri dari 5 wilayah yang sudah terbentuk, yaitu  AKBM wilayah DKI,  Depok, Bandung Priangan, Jawa Tengah dan Yogyakarta,

“Dalam Rakernas ini dibahas tentang  Peraturan Organisasi dimana sebagai penjelasan  AD/ART AKBM dan pembahasan program kerja jangka pendek menengah dan jangka panjang  AKBM,” ungkapnya.

Tidar menambahkan, banyak masukan dan ide-ide yang sangat bagus dari daerah  untuk diakomodir dalam Peraturan Organisasi (PO).

Ia berpesan kepada seluruh anggota AKBM agar hasil Rakernas yang sudah disepakati bersama dijalankan dengan baik,

“Tadi kita telah buat PO dan Proker.  Itu semua harus dijadikan pedoman atau petunjuk dalam menjalannkan organisasi ke depan,” harapnya.

Tidar juga berharap, AKBM menjadi organisasi yang solid, mandiri dan mampu berkiprah serta berguna bagi masyarakat banyak,

“AKBM harus mampu bersinergi dan bersaing yang sehat atau positif dengan organisasi lain yang sudah besar. Dan yang terpenting, kehadiran organisasi ini dapat membawa manfaat bagi bangsa dan negara yang kita cinatai ini,” harapnya. (hen)

Redaktur: Ja’faruddin. AS

 

 

 


 





Baca Juga