Jelang Penutupan TMMD, Kodim Yogyakarta Gelar Pesta Rakyat Sorosutan Gumregah


Dandim0734/Yogyakarta Letkol Inf Wiyata Sempana Aji beserta Forkompinda Kota Yogyakarta saat acara Sorosutan Gumregah. Foto: Ist

YOGYAKARTA – Jelang berakhirnya  kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II Tahun 2019, Kodim 0734/Yogyakarta menggelar “Sorosutan Gumregah” di Lapangan Sidokabul, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta, Minggu (04/08/2019).

Komandan Kodim 0734, Letkol Inf Wiyata Sempana Aji mengungkapkan, “Sorosutan Gumregah” merupakan acara dengan konsep semacam pesta rakyat untuk seluruh warga Sorosutan,

“Setelah hampir satu bulan, Kodim 0734/YKA menjalankan TMMD di Sorosutan, maka pada hari ini, kami membuat Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sangat mendalam untuk seluruh pihak yang telah membantu membuat TMMD kali ini menjadi lebih bergairah,” kata Sempana di sela-sela acara.

Berbagai kegiatan memriahkan acara, diantaranya live mural dinding lapangan Sidokabul dan MCK RW03/RT10, servis motor gratis, pasar murah untuk warga, senam bersama, pameran foto, fun games, pengobatan alternative, serta atraksi Terjun Payung. Sedangkan dari masyarakat Sorosutan sendiri mempersembahkan atraksi Marching Band dari SD Sang Timur & POLBANGTANG dan tari-tarian.

Dalam gelaran ‘Sorosutan Gumregah’ Warga juga bisa menikmati Angkringan gratis persembahan anggota PERSIT (Persatuan Istri Prajurit) Kota Yogyakarta dan pasar murah sembako khusus untuk warga Sorosutan.

Menurut Wiyata, acara Sorosutan Gumregah dalam TMMD kali ini yang mengusung tema “Bersama TMMD Membangun untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”, merupakan momentum untuk mengingat bahwa antara TNI, khususnya Kodim 0734/Yogyakarta dengan warga Sorosutan telah terjalin kemanunggalan untuk bersama-sama memajukan bangsa dan Negara,

“Sorosutan Gumregah menjadi pengingat bagi kami semua agar selalu memiliki semangat dan geliat untuk pembangunan dan kehidupan bernegara,” tutupnya.

Wiyata menjelaskan, sebelum gelaran Sorosutan Gumregah, Pada Sabtu (03/08/2019) kemarin, dalam rangkaian kegiatan TMMD juga telah dilaksanakan dua lokakarya untuk anak-anak dan ibu-ibu di Sorosutan. Lokakarya melukis di kaos untuk anak dengan fasilitator Deidra Mesayu dari Institut Seni Indonesia (ISI), dan lokakarya membuat sabun dari minyak jelantah untuk ibu-ibu, dengan fasilitator Galuh Sekartaji dari Sekartaji Pawon Studio.

Pada 26 Juli 2019 juga sempat digelar lokakarya teknik foto dengan menggunakan ponsel yang difasilitasi oleh Bonfilio Yosafat,

“Semua hasil karya dari kegiatan ini turut dipamerkan di acara ini,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Sorosutan Gumregah merupakan hasil kemitraan dengan ketjilbergerak, komunitas anak muda berbasis pendidikan dengan menggunakan seni sebagai metodenya. Bank Jogja juga turut memberikan edukasi finansial kepada warga Sorosutan di Kantor Kelurahan pada tanggal 2 Agustus lalu.

Hadir dalam acara Sorosutan Gumregah, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Kapolresta Yogyakarta, Kombespol Armaini dan sejumlah pejabat dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda)Kota Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, para pejabat yang hadir bersama warga menyaksikan perkembangan kegiatan TMMD Tahap II Tahun 2019 yang meliputi pemugaran satu (1) Balai RW, lima (5) unit RTLH, dan satu (1) unit MCK, dalam pameran foto dan tayangan video,

“TMMD Sengkuyung Tahap II ini menjadi bukti cepatnya pergerakan KODIM kota Yogya di bawah Komando Letkol Inf Wiyata Sempana Aji. Sebelum beliau pindah ke kota sebelah, KODIM 0734 membuat sebuah persembahan yang unik dan berbeda dari biasanya” ungkap Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti.

Untuk diketahui, TMMD adalah kegiatan yang merupakan bagian dari Operasi Bhakti TNI sebagai salah satu metode pembinaan teritorial yang efektif dalam membantu pemerintah memantapkan Ketahanan Nasional yang dilakukan secara berkesinambungan untuk pecepatan lajunya pembangunan dalam mewujudkan kesejahteraan dan ketahanan masyarakat. KODIM 0734 /Yogyakarta dibawah KOREM 072/Pamungkas menjadi pelaksana TMMD di Kota Yogyakarta bergandengan tangan bersama Pemerintah Kota Yogyakarta untuk menjalankan kegiatan ini.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama satu bulan penuh ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga non-fisik. Institusi pemerintah lain juga akan turut meramaikan TMMD kali ini, diantaranya POLRI, Diskominfo, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA), BNN Kota Yogyakarta juga akan turun tangan dalam memberikan penyuluhan. (kt1)

Redaktur: Faisal


 





Baca Juga