Dukung Program Gandeng Gendong, KKN Tematik UKDW Kembangkan Kampung Sayur Bausasran


Fakultas Bioteknologi dan Fakultas Bisnis UKDW Melaksanakan KKN Tematik di Kelurahan Bausasran, Yogyakarta. Foto: UKDW for JN

YOGYAKARTA - Rektor Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta, Ir. Henry Feriadi, M.Sc. Ph.D melepas 27 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang dikelola oleh Fakultas Bioteknologi dan Fakultas Bisnis UKDW di Kelurahan Bausasran, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta. Program KKN Tematik ini dilaksanakan dari tanggal 6 Januari hingga 19 Februari 2020 mendatang.

Dalam acara pelepasan mahasiswa KKN Tematik yang berlangsung di Balai RW Bausasran, Henry menyampaikan dukungannya terhadap program KKN yang merupakan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan UKDW, 

“Kami berharap kegiatan ini dapat mendukung program Gandeng Gendong, upaya pemberdayaan masyarakat yang melibatkan kampus, kampung, komunitas, korporasi, dan kota yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta dan menjadi role model bagi pelaksanaan KKN selanjutnya,” katanya dalam pers rilis yang diterima redaksi, Jumat (01/10/2020).

Ketua Tim KKN, Drs. Djoko Rahardjo, M.Kes mengatakan tema yang diusung pada KKN periode ini adalah “Pengembangan Kampung Sayur Bausasran Menuju Kampung Mandiri Pangan dan Ekowisata Perkotaan”. Dalam pelaksanaan program, mahasiswa didampingi oleh dua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL),

“Program-program yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa difokuskan pada pendampingan kelembagaan kelompok tani, peningkatan kualitas SDM baik dalam hal pertanian, pengelolaan sampah, dan pembuatan pupuk. Selain itu mereka juga akan membantu dalam penanganan hasil dan pengolahan pasca panen, serta pengembangan kewirausahaan dan ekowisata berbasis pertanian organik,” tutur Djoko.

Sementara itu, Camat Danurejan, Drs. Antariksa Agus Purnama, M.Si. menyambut baik inisiatif UKDW yang bersedia mengambil peran, bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat untuk mengembangkan kampung sayur Bausasran,

“Kami telah merintis usaha pertanian perkotaan untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat khususnya di Desa Bausasran. Pada tanggal 4 Agustus 2019 lalu dibentuklah kelompok tani Gemah Ripah yang beranggotakan 20 orang. Besar harapan kami, pelaksanaan program KKN ini bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat yang terlibat sehingga dapat mempercepat terwujudnya Bausasran menjadi kampung mandiri pangan dan kampung ekowisata,” pungkasnya. (pr/kt1)

Redaktur: Faisal

 

Berita Terkait

 





Baca Juga