Kamis, 02/07/2020 19:48 WIB | Dibaca: 280 kali

Uji Coba New Normal di Bantul, Panggung Alphabravo Enterprise Dibuka


Meski bermasker tak mengurangi keasyikan pecinta musik dangdut untuk bergoyang ria di Panggung Alphabravo Enterprise. Foto: Fafa.

YOGYAKARTA – Memasuki era new normal, live show caffe Alphabravo Enterprise di kompleks Piramid Resto & Caffe, Jalan Parangrtitis, Bantul, Kembali dibuka. Secara resmi, tempat hiburan malam tersebut dibuka oleh Bupati Bantul, Suharsono, Senin (29/06/2020) malam yang lalu. 

Owner Alphabravo Enterprise, RM. Acun Hadiwijoyo menuturkan,  dibukanya panggung Alphabravo Enterprise merupakan langkah berani Bupati Bantul, Suharsono untuk uji coba masa new normal di tengah pandemic Covid-19,

“Jadi memang masyarakat Yogyakarta, khususnya Bantul sudah haus akan hiburan, juga karena taman-teman musisi, penyayi  dan yang lain-lain ini memang sudah lama tidak ada kegiatan. Makanya kami berterima kasih kepada Pak Bupati Bantul, Bapak Suharsono, yang telah memberikan satu keberanian untuk melangkah menuju new normal, sebagai uji coba panggung Alphabravo ini dibuka,” tuturnya kepada jogjakartanews.com, Selasa (30/06/2020) malam.

Menurutnya, syarat-syarat yang harus dipenuhi agar uji coba bisa terus berlanjut adalah pihaknya harus memberlakukan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan Panggung Alphabravo. Diantaranya adalah pengunjung wajib memakai masker standar.  Sebelum membeli tiket diwajibkan mencui tangan dengan sabun. Di loket box juga menyediakan masker bagi pengunjung yang lupa memakai masker.

Saat memasuki area panggung, selain diperiksa tiketnya pengunjung juga diperiksa suhu badannya oleh petugas yang mengenakan Alat Perlindungan Diri (APD) lengkap. Petugas juga tidak segan-segan untuk melarang pengunjung yang tidak menggunakan masker masuk, meski sudah membeli tiket.

Selain itu, bagi crew dan artis yang akan tampil di panggung Alphabravo Enterprise harus sudah melakukan pemeriksaan kesehatan dan dijamin bebas dari Covid-19. Saat berlangsungnya acara, presenter yang memandu live show juga selalu menghimbau agar pengunjung selalu memakai masker saat hendak berjoget di depan panggung.

Area panggung juga steril, selain crew dan artis dari, pengunjung dilarang menaiki panggung utama,

“Kami akan mencoba mematuhi peraturan yang digariskan Pemerintah Daerah. Selama bisa memenuhi persyaratan protokol kesehatan, maka panggung Alphabravo akan terus dibuka. Kami buka setiap hari dari jam 9 sampai 12 malam,” ujarnya.

Meski tetap menghimbau agar pengunjung tetap menjaga jarak (physical distancing), namun selama uji coba, panggung Alphabravo Enterprise tidak membatasi jumlah pengunjung,

“Untuk reguleran begini tidak banyak, paling hanya 100, nggak lebih dari 150 (pengunjung) dan kita tempat memadai. Kita kapasitasnya 2000 pengunjung,” tutup RM. Acun Hadiwijoyo.

Dibukanya kembali panggung Alphabravo disambut gembira para musisi yang lebih dari 3 bulan tidak mendapatkan job manggung.

Salah satu penyayi yang tampil perdana dimasa uji coba pembukaan panggung Alphabravo, Listya Rasya, mengaku tak takut terpapar covid-19. Namun demikian ia tetap berhati-hati. Penyanyi yang bernaung dalam Group Orkes Dangdut Zarima ini juga tak khawatir karena tampil di panggung Alphabravo yang memberikan jaminan keamanan dan protokol kesehatan ketat,

“Semenjak ada Covid-19 nggak pernah manggung sama sekali dan ini baru yang pertama kalinya. Kalau takut ke virusnya sih lebih ke hati-hati aja. Sering cuci tangan dengan sabun, pakai masker kalau datang ke panggung. Kalau nyanyi kan nggak mungkin ya maskeran, cuma paling kita sedia hand sanitizer sendiri,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan penyanyi lainnya, Nina Kirana. Ia mengaku tidak takut terpapar Covid-19 saat manggung. Sebab, ia sudah mencoba secara disiplin menerapkan protokol kesehatan, baik di lingkungan panggung maupun dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Ia juga merasa sangat senang kembali bekerja untuk memuaskan dahaga penggemarnya,

“Seneng banget pokoknya, dan terimakasih kepada Alphabravo karena sudah memberikan wadah untuk kita, untuk kembali bekerja seperti dulu lagi,” pungkasnya. (rd1)

Redaktur: J. Rudi

 


 





Baca Juga