News  

Masjid Al Barokah Kota Bandung Gelar Pengajian Sejarah Asyura 10 Muharram, Mengulas Kesyahidan Imam Husain AS

Jamaah Masjid Al Barokah Kota Bandung menggelar Pengajian Sejarah Asyura yang mengangkat tema Sejarah Kesyahidan Imam Husain AS. Foto: Kang Fuad

KOTA BANDUNG – Dalam rangka memperingati 10 Muharram atau Hari Asyura, jamaah Masjid Al Barokah Kota Bandung menggelar Pengajian Sejarah Asyura yang mengangkat tema Sejarah Kesyahidan Imam Husain AS. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh puluhan jamaah, tokoh masyarakat, serta perwakilan Garda Disabilitas Netra Kemerdekaan yang dipimpin oleh Kang Iman.

Acara dipandu oleh Pak Lili selaku pengurus DKM Masjid Al Barokah Kota Bandung. Suasana pengajian berlangsung penuh kekhusyukan sebagai bentuk penghormatan terhadap peristiwa bersejarah yang oleh para peserta dipandang sebagai hari penuh duka atas kesyahidan cucu Rasulullah SAW, Imam Husain AS, beserta tragedi yang menimpa keluarga Nabi Muhammad SAW.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Heri Kurnia mengawali penyampaian materi dengan salam dan salawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW beserta keluarga beliau yang suci (Ahlulbait) juga membaca Ziarah Imam Husain AS. Beliau kemudian menguraikan pentingnya menumbuhkan kecintaan kepada keluarga Nabi sebagaimana dipahami dari firman Allah SWT dalam Surah Asy-Syura ayat 23 mengenai mawaddah fil qurba.

Selanjutnya, Ustaz Heri menjelaskan bahwa ayat tersebut dikaitkan dengan Surah Al-Ahzab ayat 33 yang berbicara tentang penyucian Ahlulbait Nabi Muhammad SAW. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa Imam Husain AS merupakan salah satu anggota Ahlulbait yang dimuliakan dan disucikan, serta mengulas peristiwa kesyahidan beliau yang terjadi pada 10 Muharram sebagai bagian dari sejarah penting dalam perjalanan umat Islam.

Pengajian ini tidak hanya menjadi momentum mengenang sejarah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi jamaah untuk memahami perjalanan Islam setelah wafatnya Rasulullah SAW. Ustadz Heri Kurnia Menutup dengan Hadiahan Bagi Para Karuhun khususon kepada Baginda Nabi Muhammad SAW beserta Keluarganya yang suci.Para peserta mengikuti kajian dengan penuh perhatian dan antusias hingga acara berakhir.

Salah seorang jamaah yang hadir menyampaikan harapannya agar kajian-kajian sejarah Islam seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Kami berharap ada kajian lanjutan dan semoga kajian-kajian seperti ini dapat hadir di setiap masjid, sehingga umat semakin memahami bahwa sejarah Islam tidak berhenti pada wafatnya Nabi Muhammad SAW, tetapi juga berlanjut melalui perjalanan keluarga beliau yang suci,” ungkap salah seorang peserta.

Melalui penyelenggaraan Pengajian Sejarah Asyura ini, Masjid Al Barokah Kota Bandung berharap dapat memperluas wawasan keislaman masyarakat, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan semangat untuk mempelajari sejarah Islam secara lebih mendalam sebagai bagian dari khazanah keilmuan umat. (Fuad)

 

57 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com