BANDUNG — Kabuyutan Geger Kalong menggelar puncak peringatan Malam Asyuro 10 Muharram 1448 Hijriah di kawasan Gerlong Girang, Kota Bandung, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar untuk mengenang perjuangan dan keteladanan Imam Husain bin Ali, cucu Rasulullah SAW, yang syahid dalam Peristiwa Karbala pada 10 Muharram 61 Hijriah.
Peringatan berlangsung khidmat dengan diawali pemaparan sejarah dan hikmah Peristiwa Karbala oleh Abah Yusuf Bachtiar. Dalam penyampaiannya, ia mengajak jamaah menjadikan perjuangan Imam Husain sebagai teladan dalam menjaga nilai-nilai kebenaran, keadilan, serta keteguhan memegang prinsip di tengah berbagai tantangan kehidupan.
“Peristiwa Karbala bukan hanya catatan sejarah yang dikenang setiap Muharram, tetapi juga pelajaran tentang keberanian mempertahankan kebenaran dan keadilan. Keteladanan Imam Husain hendaknya menjadi inspirasi bagi umat untuk terus meneguhkan keimanan, menjaga akhlak, dan memperkuat persaudaraan,” kata Abah Yusuf Bachtiar.
Menurut Abah Yusuf, semangat Asyuro juga mengajarkan pentingnya mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan pengabdian kepada Allah SWT dalam kehidupan bermasyarakat.
Setelah penyampaian tausiyah, rangkaian acara dilanjutkan dengan doa bersama dan pembacaan Ziarah Asyura yang dipimpin Ustaz Abdul Choliq Wijaya. Lantunan doa dan salam kepada Imam Husain beserta keluarga serta para sahabatnya menggema di tengah jamaah sebagai ungkapan penghormatan sekaligus harapan agar semangat pengorbanan dan keikhlasan senantiasa hidup dalam diri umat Islam.
Peringatan kemudian ditutup dengan pelaksanaan shalat Magrib berjamaah, dilanjutkan tradisi tumpengan dan makan bersama bubur syuro merah putih. Tradisi tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus wujud syukur dalam menyambut datangnya bulan Muharram.
Panitia menyampaikan, Malam Asyuro tidak hanya dimaknai sebagai momentum mengenang sejarah Islam, tetapi juga sebagai sarana memperkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan semangat menegakkan nilai-nilai kebenaran serta keadilan di tengah kehidupan masyarakat.
Melalui peringatan tersebut, Kabuyutan Geger Kalong berharap pesan-pesan luhur yang diwariskan Imam Husain dapat terus menginspirasi umat untuk membangun kehidupan yang berlandaskan iman, akhlak mulia, persatuan, serta nilai-nilai kemanusiaan. (rd1)
Redaktur: Faisal














