KBN Dorong Terciptanya Wirausahawan Menuju Indonesia Berdaulat Ekonomi

YOGYAKARTA – Ratusan pemuda dan mahasiswa yang hadir dalam seminar wirausaha Karya Bagi Negeri (KBN) di ruang Multi Media Lt. 3 Fakultas Hukum UGM, Sabtu (10/05/2014) siang, digugah untuk menjadi wirausahawan mandiri. KBN yang menunjukkan inovasi baru dalam menyelenggarakan seminar wirausha yang tidak hanya memberikan motivasi yang hanya berefek sesaat.

“Kami dari KBN tidak ingin menawarkan produk atau jasa dengan menjadikan hadirin di sini sebagai agen. Kami dari KBN juga tidak akan memberikan motivasi sesaat. Kami menawarkan konsep berwirausaha yang sesunguhnya dan mengajak anda sekalian menjadi wirausahawan mandiri, menciptakan sistem yang professional dalam berwirausaha,” ungkap inisiator KBN, Aristianto Zamzami.
Direktur PT Karya Buana Nusantara sekaligus fungsionaris Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) departemen Kewirausahaan ini mengungkapkan, persyaratan majunya perekonomian suatu bangsa adalah apabila bangsa itu minimal memiliki dua persen (2 %) warganya yang menjadi wirausahawan (entrepreneur).

“Hal ini berarti bahwa secara rata-rata satu orang pengusaha akan merekrut 50 orang karyawan termasuk dirinya. Dengan jumlah karyawan sebanyak 50 orang, maka usaha itu termasuk usaha kecil menengah,” ungkapnya.

Zami, sapaan akrab Aristianto Zamzami yang juga dewan redaksi jogjakartanews.com memaparkan,
Menurut data kementrian koperasi dan UMKM, jumlah wirausahawan di Indonesia baru mencapai angka 1,56% (tahun 2012).

“Sebagai gambaran, Singapura memiliki 7,2 persen, sedangkan AS memiliki 2,14 persen. Ini berarti terdapat kesenjangan atau kekurangan yang cukup besar dibandingkan dengan persyaratan minimal tersebut. Dengan demikian pengembangan kewirausahaan merupakan tantangan bagi bangsa Indonesia,” ungkapnya. (bom)

Redaktur: Azwar Anas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.