Pilpres, Pemuda Diajak untuk Lebih Berperan

YOGYAKARTA – Pemuda memiliki peranan penting dalam mengawal demokrasi di indonesia, khususnya dalam pelaksanaan Pemilu Presiden (Pilpres) yang akan berlangsung pada tanggal 9 Juli 2014. Pemuda harus mampu mengawal perubahan demokrasi ke arah yang lebih bermakna. Demikian seperti dikutip dari makalah yang disampaikan oleh komisaioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY, Zubaidi Qomar, dalam sebuah diskusi “Pentingnya Peran Pemuda dalam Menyukseskan Pemilu Presiden 2014 yang Jujur dan Adil” di Gedung Teatrikal Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sabtu (10/5/2014).

Peran pemuda dalam pemilu, menurutnya, sebagai wujud kepedulian terhadap perubahan bangsa. Wujud kepedulian itu bisa diaktualisasikan dengan berpartisipasi dalam menyukseskan Pilpres, serta melakukan terobosan-terobosan dan mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah melalui politik pewacanaan. “Pemuda harus berhasil memicu perubahan doxa dalam demokrasi di Indonesia melalui politik pewacanaan,” papar Zubaid dalam makalah yang ditulisnya.

Masih dalam makalah itu, Kepiawaian para pemuda dalam melakukan politik, menurut Zubaid harus terlihat dari kemampuannya mejalin interaksi dialektis antara agency dan struktur dalam ruang demokrasi yang tersedia. “Ini mengisyaratkan bahwa para pemuda sebagai aktor-aktor strategis memiliki kesempatan besar untuk menggerakkan proses demokratisasi.” (yud)

Redaktur: Azwar Anas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.