Tokoh Pendiri INTI: Jokowi ‘Kerempeng’ Tapi Power Full

BANDUNG – Salah satu tokoh pendiri Perhimpunan Thionghoa Indonesia (INTI), Beni Setiono mengatakan, Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Joko Widodo (Jokowi) adalah sosok yang diharapkan bisa membawa perubahan bangsa, termasuk warga Thionghoa Indonesia. Menurutnya Jokowi adalah sosok yang kuat meski bertubuh ‘kerempeng’.

“Pak Jokowi ini tubuhnya kerempeng tapi kuat sekali blusukan. Kita memang butuh pemimpin yang kuat,” ungkap Beni saat memberi sambutan kunjungan Jokowi di Bandung Convention Center (BCC), Rabu (02/07/2014) malam.

Dikatakan Beni, secara khusus INTI menitipkan aspirasi warga Bandung kepada Jokowi-JK jika terpilih sebagai presiden Republik Indonesia ke depan, diantaranya soal ekonomi, khususnya perkembangan industri tekstil di Bandung.

“Kami berharap Pak Jokowi jika terpilih akan memberikan perhatian khusus terhadap industri tekstil di Bandung yang terbesar di Indonesia. Perlu aturan yang tegas agar industri tekstil yang terbesar di Indonesia ini semakin maju,” harapnya di hadapan okowi dan ratusan pendukung yang hadir.

Sementara dalam orasi politiknya, Jokowi kembali menegaskan jika apa yang menjadi aspirasi INTI sesungguhnya sudah dia laksanakan di lingkup Pemprov DKI Jakarta. Dirinya tidak pernah mempersulit perizinan dan selalu mendorong pengusaha untuk maju.

“Terhambat kan karena ada yang membuat sulit. Saya ‘kerempeng’ tapi bukan berarti tidak tegas, kalau ada (instansi) yang tidak beres (mempersulit birokrasi) ya diganti saja,” tandas Jokowi dengan gaya dan senyum khasnya.

Sementara Koordinator Nasional relawan Persaudaraan Himpunan Masyarakat Indonesia Pro Jokowi-JK (PAHMI PROJO-JK), Muhyat AS yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan, kesediaan Jokowi menghadiri undangan INTI semakin menegaskan jika mantan Walikota Solo tersebut memang diterima dan dicintai segala lapisan masyarakat dari berbagai back ground baik suku, ras, maupun agama.

“Pak Jokowi ini diakui sebagai tokoh pemersatu, plural, dan tentu saja tidak eksklusif. Masyarakat Indonesia yang bhineka tunggal ika merindukan pemimpin seperti beliau,” ungkapnya.

Sebelumnya, Jokowi juga menghadiri acara buka puasa di rumah kader kawasan Masjid Agung Batujajar. Jl. Raya Batujajar no 40 Bandung barat, Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut Jokowi optimis jika Jawa Barat bisa menang.

“Kita harus optimis menang, Jawa Barat tidak menang tipis,” kata Jokowi disambut teriakan yel “dua, dua, dua!” ratusan massa pendukung. (ded)

Redaktur: Tarnowo

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.