KPU DIY Nyatakan Ribuan Surat Suara Pilpres, Rusak

YOGYAKARTA – Mendekati pesta demokrasi Pemilihan Presiden 9 Juli yang
tinggal beberapa hari lagi, ribuan surat suara di Daerah Istimewa Yogyakarta
justru banyak ditemukan mengalami kerusakan dan dipastikan tidak bisa digunakan
untuk proses pencoblosan.

Kepastian jumlah kerusakan surat suara yang rusak atau cacat tersebut
setelah masing-masing KPU kabupaten/kota se-DIY menuntaskan proses penyortiran
dan pelipatan surat suara Pilpres 2014.

Komisioner KPU Daerah Istimewa Yogyakarta, Nur Huri Mustofa menyatakan
jumlah surat suara  yang ditemukan rusak, hampir mencapai 6000 lembar
surat suara. Kerusakan itu antara lain surat suara sobek dan kotor karena noda
tinta, namun untuk surat suara yang salah cetak, seperti kurangnya gambar dari
salah satu pasangan capres sejauh ini pihaknya tidak menemukan hal itu, seperti
yang terjadi di Hongkong kemarin.

“Dari data yang kami terima tiap KPU kab/kota surat suara rusak
sebanyak enam ribu surat suara,” ujarnya Jum’at (04/07/2014).

Jumlah kerusakan surat suara kali ini  jauh lebih sedikit dibanding
pada Pileg 9 April lalu.

Surat suara yang rusak, kata Huri, disebabkan oleh dua hal, yaitu pada saat
proses produksi misalnya tercecer tinta atau pemotongan tidak pas, kemudian
kedua pada saat distribusi misalnya seperti terkena goresan saat diturunkan dan
terkena air hujan.

“Kekuarangan surat suara akibat kerusakan ini kami terpaksa masih
menunggu surat suara pengganti dari KPU pusat;” ungkapnya.

Sementara itu, pasca penyortiran Komisi Pemilihan Umum kabupaten/kota kini
tengah melanjutkan tahap selanjutnya yaitu proses pengepakan surat suara, dan
setelah pengepakan selesai kemudian KPU akan langsung mendistribusikannya di
tiap TPS yang sudah dipetakan.

“Untuk hari ini tahap selanjutnya KPU masih dalam proses pengepakan
atau pengumpulan surat suara karena pada sabtu (5/07/2014) besok, surat suara
rencana akan langsung distribusikan ke masing-masing TPS,” kata Komisioner
KPU DIY. (war)

Redaktur: Rudi F

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.