Ferry Mursyidan Baldan Himbau Pendukung Jokowi-JK Jangan Lakukan Selebrasi Berlebihan

JAKARTA – Anggota Tim Sukses Calon Presiden – Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) Nomor urut 2, Joko Widodo- Jusuf Kalla, Ferry Mursyidan Baldan menghimbau agar seluruh relawan maupun pendukung tidak mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat penetapan hasil suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, pada 22 Juli besok.

Ferry juga menghimbau agar relawan dan pendukung Jokowi-JK tidak melakukan perayaan yang berlebihan, dan tetap menjaga suasana yang kondusif, aman, dan damai.

“Tidak perlu ada selebrasi (perayaan,red), karena memang tidak ada yang perlu diselebrasikan, karena hakekatnya (siapapun yang ditetapkan jadi Presiden dan Wakil presiden, red) adalah kemenangan rakyat. Cukup bersyukur saja dengan cara masing-masing dan tetap menjaga perdamaian,” ungkap Ferry di Kantor KPU Pusat, Senin (21/07/2014).

Ketua Bidang Oranisasi dan Keanggotaan Partai Nasional Demokrat (NasDem) sekaligus Ketua Bapilu NasDem ini menjelaskan, hasil rekapitulasi sementara di KPU memang perolehan suara Jokowi-JK unggul dari pasangan Prabowo-Hatta. Selisih suara juga cukup signifikan.

“Kita akan kawal terus prosesnya sampai selesai. Yang kita kawal sekali lagi adalah prosesnya, soal hasil tentunya KPU yang lebih berwenang untuk mengumumkan,” pungkas mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) periode 1990 -1992 ini.

Sebelumnya, KPU telah melakukan rekapitulasi nasional penghitungan suara Pemilu Presiden 2014 untuk 15 provinsi hingga Senin (21/7/2014) dini hari.

Dari 15 provinsi, pasangan nomor urut dua, Joko Widodo-Jusuf Kalla, sementara unggul di 9 provinsi, yakni Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Bangka Belitung, DIY, Bengkulu, Sulawesi Barat, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Tenggara.

Adapun Prabowo-Hatta mendapat suara tinggi di NTB, Aceh, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Gorontalo, dan Sumatera Barat. (ded/lia)

Redaktur: Rudi F

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.