Aktifitas Warga Ibu Kota Lumpuh, Banjir Jakarta Lebih Parah dari 2013

JAKARTA – Hujan ang mengguyur Jakarta sejak pagi, Senin (09/02/2015) membuat  seantero ibu kota direndam banjir. Bahkan, banjir kali ini ditengarai setara dengan banjir besar Jakarta yang terjadi pada 2013 silam. Aktifitas warga ibu kota juga lumpuh.

“Nggak bisa kemana-mana. Biasanya (banjir) ndak segini tingginya. Ini pertama kalinya dalam rentang waktu dua tahun sejak siklus 5 tahunan banjir sampai merendam lantai  satu,” kata Alex (35) warga Pemilik kos di Jalan dr. Susilo 3B, Grogol, Jakarta Barat, kepada jogjakartanews.com.

Menurut  Alex kejadian ini termasuk luar biasa karena bukan siklus 5 tahunan yang baru saja terjadi tahun 2013 lalu.

“Menurut saya ini kejadian luar biasa,” tukasnya.

Hal senada juga dikatakan Reza (21),  mahasiswa Trisakti jurusan Akutansi 2011. Menurutnya banjir yang terjadi kali ini sangat disayangkan. Hal itu, kata dia, menunjukkan program penangan banjir oleh pemerintah kota Jakarta belum membuahkan hasil maksimal.

“Program pemerintah yang katanya akan merevitalisasi kali dan waduk kayak kurang berhasil. Karena banjir ini lebih parah dari banjir dua tahun lalu, bahkan yang saya rasakan lebih parah dari tahun 2013,” ujarnya.

“Masyarakat juga masih kurang peduli dengan tata kelola sampah, sehingga got dan saluran air luber dan memperparah banjir,” sambungnya.

Informasi yang diterima jogjakartanews.com menyebutkan, banjir juga menjangkau kawasan istana kepresidenan. Semua akses di kawasan Istana mulai dari Jalan Medan Merdeka Barat, Medan Merdeka Selatan, hingga kawasan MH Thamrin terendam banjir dengan ketinggian mencapai 50 cm.

Air yang sempat surut pagi hari tadi, pada siang tadi kembali naik karena intensitas hujan kembali tinggi, terlebih air lambat mengalir ke drainase. Beberapa kendaraan, terutama sepeda motor yang memaksa untuk melintas akhirnya mogok. Akibatnya lalu lintas di sekitar Istana sempat mengalami kemacetan. (lia/ded)

Redaktur: Aristianto Zamzami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.