AAL Tempa Siswa Siswi SMA 6 Surabaya

????????????????????????????????????

SURABAYA – Sebanyak 273 siswa didampingi 23 Guru SMA Negeri 6 Surabaya mengikuti Pelatihan Kedisiplinan di Akademi Angkatan Laut (AAL) Bumimoro Surabaya. Kegiatan ini dibuka oleh Letkol Laut (KH) Drs. Eko Imantoyo yang mewakili Kepala Departemen Kepemimpinan AAL Kolonel Marinir Budi Santoso, M.A.P dalam upacara pembukaan di Lapangan Mandala, AAL, Bumimoro, Surabaya, Senin (11/5).

Kadeppim AAL Kolonel Mar Budi Santoso, mengatakan, semangat serta nilai-nilai nasionalisme bangsa Indonesia lambat laun mulai berkurang dan luntur. “Hal itu disebabkan oleh kesibukan kita sehari-hari dan pengaruh globalisasi diberbagai bidang kehidupan seperti politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya serta arus globalisasi yang begitu deras masuk ke Indonesia terutama di kalangan anak muda, sehingga menyebabkan mereka kehilangan karakter dan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” pungkas Budi Santoso sebagaimana dalam keterangan pers kepada Jogjakartanews.com

Jika memiliki ketangguhan dan kedisiplinan, lanjutnya, maka siswa tidak mudah terhasut dan terprovokasi serta motivasi siswa memiliki rasa disiplin agar tidak mudah menyerah. “Siswa memang harus memiliki sikap semangat untuk mampu menghadapi kehidupan ini, apalagi juga nanti untuk meraih cita-cita yang mereka harapkan untuk membangun bangsa dan negara ini dibutuhkan ketangguhan dan semangat,” tegasnya.

Selain itu, menurutnya sudah menjadi tugas semua pihak menggugah dan meningkatkan kembali semangat nasionalisme masyarakat Indonesia, sehingga mereka tidak lupa dengan karakter bangsa Indonesia dan tidak terjerumus dalam kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada tindakan kurang baik.

Lebih lanjut dikatakannya, akibat pengaruh globalisasi yang ditandai dengan derasnya kemajuan di bidang informasi dan teknologi, dapat di rasakan degradasi moral dan akhlak serta krisis karakter dan kepribadian yang melanda masyarakat. “Termasuk kalangan generasi mudanya, sehingga karakter bangsa berada di tengah arus perubahan yang harus dijaga sehingga tidak sampai kalah dengan pengaruh budaya asing,” tutur Kadeppim.

Berbagai kegiatan akan dilaksanakan selama 2 (dua) hari ini mulai 11 – 12 Mei, diantaranya: perahu naga atau mendayung, outbound termasuk kegiatan untuk menumbuhkan sikap disiplin yaitu PBB yang terdiri dari gerakan ditempat dan gerakan berjalan serta Peraturan Penghormatan Militer. (pr)

Redaktur: Aristianto Z.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.