Tiga Kejanggalan yang Jadi Pijakan Hotman Paris Ungkap Kasus Angeline

JAKARTA – Pengacara kondang Hotman Paris resmi bergabung sebagai tim pengacara dari Agus tai bersama dengan Haposan Sihombing pada beberapa hari yang lalu. Untuk memulai kasus yang ditanganinya, Hotman Paris mengaku akan memulainya dengan menelusuri tiga hal yang jadi sinyalemen aneh atau janggal dalam kasus pembunuhan kasus Angeline.

Tiga kejanggalan itu, menurut Hotman yang pertama adalah ditemukannya KTP tersangka Agus yang terkubur bersama jasad Angeline. Menjadi janggal karena menurut Hotman hampir tidak mungkin seorang pelaku pembunuhan akan mengingkut sertakan identitas pribadinya bersama mayat korban. “Bagaimana bisa terjadi seperti itu?” ungkap Hotman, Rabu (24/06/2015). Seandainya pun mungkin menurut Hotman sangatlah kecil.

Yang kedua, yang membuatnya heran adalah adanya lubang besar di halaman rumah Margaret yang anehnya Margaret e dimengaku tidak tahu menahu. Lubang itu sendiri sudah ada sebelum Angeline dilaporkan hilang. “Logiskah jika dirinya tidak tahu? itu lubang apa dan untuk apa?” pungkasnya.

Sementara hal ketiga yang mengusik logika hukumnya adalah seolah-olah kasus Angeline dari awal hingga sekarang hanya diarahkan pada tersangka Agus Tay saja. Sebab meski sampel bercak darah yang ditemukan di rumah Margaret sudah dikirim ke laboratorium forensik Mabes Polri, hingga saat ini hasilnya belum kunjung diinformasikan.

Sehingga pengacara yang selama ini dikenal glamor dan suka pamer harta itu ingin mengetahui pihak mana sebenarnya yang pertama kali menangani kasus Angeline, apakah Polres Denpasar atau Polda Bali. “Perlu diusut (mengenai siapa yang lebih dulu menangani), sebab sejak dari awal ksusu ini seolah-olah diarahkan hanya kepada Agus saja,” tuturnya. (Riz)

Redaktur: Herman Wahyudi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.