Upacara Peringatan HUT RI Ke-70 Di AAL Berlangsung Khidmat

????????????????????????????????????

SURABAYA – Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2015, di Lapangan Arafuru, Akademi Angkatan Laut (AAL) Bumimoro, Surabaya, berlangsung khidmat dengan Inspektur Upacara Kepala Departemen Teknik (Kadeptek) AAL Kolonel Laut (T) Josep Wildan, S.T. Upacara tersebut diikuti sejumlah pejabat utama AAL, seluruh anggota AAL baik militer maupun Pegawai Negeri Sipil serta sejumlah Taruna AAL.

Khusus untuk Taruna AAL terlibat sebagai pasukan upacara di tiga tempat, masing-masing di Istana Negara, Jakarta 35 taruna, di Grahadi Surabaya 94 taruna di Grahadi Surabaya, dan di Bumimoro AAL. Selain itu Kepala Departemen Marinir AAL Kolonel Mar Umar Faruq bertindak sebagai Komandan Upacara penaikan bendera di Istana Negara, Jakarta.

Peringatan detik-detik proklamasi di AAL berlangsung tepat pukul 08.00 WIB yang diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Proklamasi oleh Irup, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945, dan amanat Kepala Staf Angkatan Laut.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, dalam amanat tertulis yang dibacakan oleh Irup antara lain menegaskan, bulan Agustus bagi bangsa Indonesia merupakan bulan yang sangat bersejarah, di mana rangkaian panjang perjuangan dan pengormaban segenap komponen bangsa, mencapai puncaknya pada tanggal 17 Agustus 1945, dengan diproklamirkannya kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Perjuangan yang sarat dengan spirit nasionalisme, patriotisme dan heroisme tersebut, penuh dengan dedikasi serta serta semangat militansi yang kemudian melahirkan nilai-nilai juang 1945, selanjutnya menjadi landasan perjuangan bagi kita semua sebagai generasi penerus.

Oleh karena itu, Kasal menegaskan bahwa tidak ada komitmen yang lebih kuat dan mulai bagi kita semua, kecuali mewarisi, melanjutkan dan mengamalkan tradisi serta nilai-nilai kejuangan para pahlawan pendahulu kita, dengan terus berjuang dan bekerja keras dalam mengisi kemerdekaan.

Sebagai generasi penerus bangsa, kita sedetikpun tidak pernah melupakan jasa dan pengormaban para pahlawan. “Untuk menghormati jasa para pahlawan tersebut, sejenak marilah kita menundukkan kepala seraya berdoa semoga segala darma bakti dan perjuangan yang telah mereka berikan diterima oleh Tuhan Yang Maha agEsa, sekaligus memohon kekuatan lahir dan batin bagi kita semua, agar dapat melanjutkan cita-cita perjuangan mereka,” tegasnya sebagaimana dalam rilis AAL Bumimoro.

Menurut Kasal, tema peringantan HUT ke-70 Kemerdekaan RI adalah “Ayo Kerja” pada hakekatnya merupakan perwujudan praktis ajakan kepada seluruh komponen bangsa untuk meningkatkan etos kerja demi memajukan kehidupan bangsa dan negara. Kerja yang dimaksud bukanlah semata-mata kerja biasa, namun harus dilakukan dengan etos kerja yang tinggi dilandasi kesadaran akan kekuatan dari perasatuan Indonesia. Kerja yang dilakukan dengan gotong royong dari seluruh anak bangsa tanpa kecuali. Kita yakin bahwa tantangan besar yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini, adalah lingkup nasional, regional, dan global memerluka suatu upaya bersama yang melibatkan seluruh rakyat Indonesia.

Kita meyakini bahwa Indonesia merdeka adalah suatu jembatan emas untuk mewujudkan semua harapan berbangsa dan bernegara, yakni memiliki Indonesia yang “melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.”

Menurut Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., bahwa harapan itu hanya bisa dicapai dengan kerja, kerja dan kerja. Hanya melalui kerja sebuah bangsa akan meraih kemakmuran dan kejayaannya. Hanya melalui kerja, bangsa Indonesia akan bisa membangun jiwa sekaligus membangun raganya untuk kejayaan Indonesia Raya. Hanya Melalui kerja, Republik Indonesia akan dapat berdiri kokoh untuk selama-lamanya dan mampu mewujudkan semua cita-cita mulai yang termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Oleh karena itulah, Kasal menegaskankan bahwa TNI Angkatan Laut bertekad menjadikan peringatan HUT ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia untuk meningkatkan kinerja seluruh komponen TNI Angkatan Laut dalam mendukung upaya-upaya pemerintah untuk memajukan kehidupan bangsa Indonesia.

Berkaitan kebijakan mewujudkan Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia dan mengembalikan kejayaan maritim Indonesia yang ditopang oleh Lima Pilar termasuk kekuatan pertahanan maritim harus menjadi pedoman dalam perencanaan pembangunan kekuatan TNI AL saat ini dan dimasa mendatang.

“Oleh karena itu, seluruh jajaran TNI Angkatan Laut harus terus meningkatkan kenirjanya, sehingga empat program utama TNI Angkatan Laut, yaitu program dukungan kesiapan matra laut, program modernisasi Alutsista dan non Alutsista serta pengembangan fasilitas dan sarana prasarana pertahanan negara matra laut, program peningkatan profesionalisme personel matra laut, dan program penyelenggaraan manajemen operasi matra laut, dapat terlaksana secara optimal, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat,” tegasnya.

Selain itu, dalam rangka pemberdayaan wilayah pertahanan laut, TNI AL selalu aktif dalam penyiapan berbagai komponen kekuatan maritim nasional untuk digunakan bagi kepentingan pertahanan negara. Dalam rangka mendukung percepatan pembangunan kamaritiman  nasional, TNI AL juga secara mandiri maupun kerja sama dengan kementerian maupun lembaga pemerintah lainnya, aktif terlibat dalam berbagai program pemberdayaan dan penguatan kemaritiman. (pr)

Redaktur: Aristianto Z.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.