Gempa Tak Membuat Warga Sleman Panik

YOGYAKARTA – Gempa berkekuatan 5.6 Skala Richter yang mengguncang wilayah DIY Rabu (11/11/2015) malam, sekitar pukul 18.45, tidak membuat sebagian  warga di wilayah Kecamatan Kalasan, Sleman, menjadi resah.

Gempa selama 20 menit yang terjadi menjelang shalat Isa tersebut, tidak mempengaruhi jama’ah masjid Al Ikhsan di Padukuhan Dhuri, Tirtomartani, Kalasan, Sleman. Warga tetap menjalankan shalat dengan khusyuk.

“Kita berdoa mudah-mudahan ini gempa biasa, tidak ada gempa yang lebih besar lagi dari tahun 2006 lalu. Kami khawatir tapi berusaha tidak panik, karena memang gempa seperti ini biasa terjadi,” ujar Wahyu (35), Warga setempat. 

Kepala BMKG Yogyakarta Tony Agus Wijaya kepada wartawan menjelaskan  pusat gempa berada pada koordinat 8.97 LS,110.19 BT atau 120 km arah barat daya Bantul, dan berada di laut dengan kedalaman 93 KM. Intensitas gempa berada pada skala III-IV MMI. Sampai saat ini, kata dia, belum ada laporan kerusakan.

Dia menegaskan, gempa juga tidak berpotensi menimbulkan tsunami, karena kekuatannya relative kecil  di bawah  7 SR  ini masih dibawahnya.

“Masih belum ada laporan adanya kerusakan akibat gempa tadi. Kami himbau masyarakat agar tetap tenang,” imbaunya.

Sekadar informasi, guncangan gempa juga terasa hingga wilayah Purwokerto, Jawa Tengah, Bahkan, Sumedang Jawa Barat, dan Tulungagung Jawa Timur. (kt1)

Redaktur: Rudi F

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.